Panglima TNI Resmi jadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Nasional166 views

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa secara resmi diangkat menjadi Warga Kehormatan Pasukan Petarung Baret Ungu Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir itu dilakukan dalam Upacara Pembaretan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau, Kamis, seperti dikutip dalam siaran persnya.
Upacara Pembaretan tersebut sekaligus dirangkai dengan Penganugerahan Brevet Kehormatan Antiteror Aspek Laut dan Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa yang disematkan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.

Baca Juga :  TNI Kerahkan 442 Personel Tim Alfa untuk Tangani Karhutla
Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta Penganugerahan Brevet Kehormatan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor KEP/450/II/2022 tanggal 11 Februari 2022.
Warga Kehormatan Korps Marinir merupakan penghargaan yang diberikan kepada pimpinan TNI atas perhatian dan kontribusinya kepada Korps Marinir.
Dankormar Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Putranto meyakini dengan mengangkat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai warga kehormatan, maka akan menjadi modal semangat prajurit di satuan itu.

Baca Juga :  Mentan Copot 27 Pejabat di Agustus Akibat Penyimpangan Anggaran-Judol
Prosesi pembaretan dilaksanakan setelah Jenderal Andika Perkasa bergabung dengan Pasukan Marinir mengikuti langsung perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat.
Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa dari menara tinjau yang berada di Pantai Todak menyaksikan rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan teknik dan taktik “rubber duck operation”, menyaksikan Bantuan Tembakan Kapal (BTK), Bantuan Tembakan Udara (BTU), menyaksikan gelombang pendaratan Pasukan Marinir, penguasaan perimeter pantai, dan penyelesaian sasaran 1.

Baca Juga :  Mentan Amran Ubah Regulasi Agar Buruh Tani dapat Bantun Alsintan
Rangkaian latihan tersebut merupakan bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022.
Sebanyak 13 negara berpartisipasi dalam latihan bersama itu, termasuk Indonesia. Negara yang terlibat, yakni Amerika Serikat, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Papua Nugini, Korea Selatan, India, Timor Leste, Kanada, Prancis, dan Inggris.
SGS 2022 dilaksanakan pada 1-14 Agustus 2022 di tiga lokasi berbeda, yakni Pusat Latihan Tempur di Baturaja, Pusat Latihan Tempur Marinir di Dabo Singkep, dan Pusat Latihan Tempur di Amborawang. *
Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *