TNI Kerahkan 14.167 Personel Tangani Karhutla di Seluruh Indonesia

Nasional64 views
Jakarta – TNI mengerahkan 14.167 personel untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

Berdasarkan siaran pers resmi Puspen TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, ribuan personel itu masih melakukan proses pemadaman hingga saat ini.

“Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, patroli, pemantauan, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla sesuai dengan kondisi dan perkembangan situasi di masing-masing wilayah,” kata siaran pers resmi Puspen TNI tersebut.

Selama menjalankan tugas, personel TNI dibantu oleh petugas dari berbagai instansi mulai dari pemerintah daerah, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, hingga ragam instansi terkait lainnya.

Di sisi lain, TNI saat ini juga tengah menyiagakan seluruh satuan di daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses pemadaman api.

Baca Juga :  TNI AU Siagakan Enam Pesawat untuk Angkut Logistik ke NTT

“Kesiapsiagaan dilakukan melalui penyiapan personel dan materiil, pemantauan wilayah, patroli serta koordinasi dengan unsur terkait, sehingga kekuatan TNI dapat digerakkan secara cepat dan tepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan karhutla,” kata siaran pers tersebut.

Dengan memaksimalkan dukungan dari satuan wilayah, TNI yakin proses pemadaman dapat dilakukan dengan lebih maksimal.

Pihak Mabes TNI juga memastikan ribuan personel dan satuan TNI di daerah itu akan terus dikerahkan hingga situasi di lokasi bencana karhutla kembali kondusif.

Lokasi karhutla

Sementara itu, pemerintah memfokuskan penanganan karhutla di enam provinsi yang paling rawan, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  TNI AU Siagakan Enam Pesawat untuk Angkut Logistik ke NTT

“Dari daerah yang kita waspadai sebagai daerah yang paling kritis ada enam provinsi yakni Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Riau,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8).

Menurut Djamari, enam provinsi tersebut menjadi perhatian karena memiliki kawasan lahan gambut yang rentan terbakar ketika kondisi kering pada musim kemarau dan diperparah pengaruh El Niño.

Selain enam provinsi tersebut, kebakaran juga terjadi antara lain di kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  TNI AU Siagakan Enam Pesawat untuk Angkut Logistik ke NTT

Pemerintah mengerahkan sekitar 43 helikopter untuk membantu pemadaman karhutla dari udara di berbagai wilayah terdampak.

“Kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixed-wing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Selain pemadaman melalui udara, pemerintah melakukan penanganan dari darat dengan menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung petugas di lapangan.

Djamari mengatakan pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan secara terpadu.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *