Prajurit Australia Belajar Taktik Perang Hutan Indonesia dengan TNI AD

Jakarta – Prajurit Australia Private Peterson mengatakan telah mempelajari banyak materi, termasuk strategi perang di hutan, dari prajurit TNI Angkatan Darat.

Taktik itu dipelajari Peterson selama mengikuti Latihan bersama (Latma) Wirra Jaya Ausindo 2026 antara TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia di Semarang, Jawa Tengah.

“Yang kami pelajari dari prajurit Indonesia di antaranya taktik perang hutan, program medis pertolongan pertama korban tempur, dan bela diri taktis. Ada juga latihan menembak dengan peluru tajam,” kata Peterson usai melakukan simulasi perang antara tentara gabungan dan kelompok separatis.

Peterson, yang baru pertama kali datang ke Indonesia, mengaku senang dapat terlibat dalam latihan bersama para prajurit Indonesia.

Baca Juga :  TNI Tembak Mati Tiga Anggota OPM saat Kontak Senjata di Maybrat

“Saya senang dapat berlatih bersama prajurit TNI di sini. Mereka sangat antusias dan cepat menangkap materi yang diberikan. Sangat menunggu momen kebersamaan dan intregrasi setelah melaksanakan latihan bersama,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta dari TNI AD, Letda Inf Rangga Dwika, mengatakan Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 menjadi kesempatan bagi prajurit dari Indonesia dan Australia untuk saling bertukar pengetahuan dan keterampilan di bidang militer.

“Banyak ilmu yang kami pelajari dari Australia, begitu juga sebaliknya. Harapannya, latihan ini dapat menunjang kualitas latihan Angkatan Darat kedua negara, sekaligus mempererat hubungan bilateral,” kata Rangga Dwika.

Baca Juga :  KSAD Jelaskan Kronologi Penggerebekan Rumah Dinas jadi Tempat Judol

Selama latihan, peserta mempelajari cara pengisian ulang senjata dan berpindah target dengan cepat, pemeriksaan drone sebelum diterbangkan, serta bela diri melalui program Army Combatives Program (ACP) Australia yang berfokus pada kemampuan melumpuhkan lawan dan menghadapi ancaman bersama tim.

“Di doktrin mereka (Australia), kami bertempur tidak pernah sendirian. Jadi, jangan pernah berpikir kami menghadapi musuh sendirian,” kata Rangga Dwika.

Komandan kontingen Australia, Mayor Jarrad Dekuyer menambahkan Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 menjadi ajang untuk memperkuat kemitraan pertahanan Australia dan Indonesia.

Baca Juga :  RUU Ketenagakerjaan Atur 13 hal Baru Termasuk Larangan Tahan Ijazah

“Kami mengelar latihan bersama ini agar wilayah di antara Indonesia dan Australia aman. Kami juga bisa saling membantu apabila terjadi krisis,” kata Jarrad.

Latma Wirra Jaya Ausindo merupakan kolaborasi strategis antara prajurit pilihan TNI AD dan Angkatan Darat Australia yang berlangsung pada 18 September hingga 9 Oktober.

Latihan militer bilateral yang melibatkan sekitar 125 prajurit TNI AD dan 77 personel Angkatan Darat Australia itu meliputi materi pertolongan pertama tempur, bela diri militer, menembak tempur, penanganan korban dan pengoperasian pesawat nirawak atau drone.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *