benuanta.co.id, MALINAU – Diduga akibat lalai dalam memasak, satu unit rumah yang ada di Desa Pelita Kanaan, Kabupaten Malinau nyaris terbakar.
Kejadian itu bermula saat anak dari NN pemilik rumah pergi memasak di dapur rumahnya. Anak dari NN saat memasak pergi meninggalkan dapur dengan keadaan kompor yang masih menyala.
“Beberapa saat ketika anak saya selesai memasak, tiba-tiba ada hawa panas yang terasa di rumah dan ketika saya pergi ke dapur api sudah menyala dan membakar dinding dapur,” kata NN, Selasa, 09 Agustus 2022.
Sempat panik melihat kobaran api yang menjalar di sepanjang dinding dapur, NN pun bergegas menelepon petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Malinau.
“Untungnya direspons dengan cepat, jadi rumah saya masih dapat terselamatkan, kecuali bagian dapur yang sudah terbakar sebagian,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pengendalian dan Pencegahan Rury Ahmad Rurie, SE., M. Si mengatakan saat menerima panggilan dari Call Center Damkar Malinau, pihaknya langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dengan alat pemadam yang lengkap.
“Respons time kita sekitar 7 menit dan untuk proses pemadaman sekitar 30 menit. Proses pemadaman ini bisa cepat kita selesaikan, karena api yang belum sempat membesar,” kata Rurie.
“Dan untuk perlengkapan, kita menerjunkan sekitar 30 personel dan mobil tembak 3 unit, mobil komando 1 unit serta mesin portable 1 unit,” jelasnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, Rurie menghimbau agar masyarakat Malinau lebih berhati-hati ketika memasak dan tidak meninggalkan kompor dalam keadaan yang masih menyala.
“Pastikan kompor dalam keadaan mati usai ditinggalkan memasak dan pastikan ventilasi, jendela ataupun pintu dapur dalam keadaan terbuka saat memasak. Hal ini untuk menghindari kebakaran langsung, jika tabung gas mengalami kebocoran,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







