Malinau – Setelah sukses menjalankan vaksin tahap pertama,insan pers yang ada di Kabupaten Malinau menjalani vaksinasi tahap kedua. Vaksinasi tahap kedua sempat terlambat dari rencana awal.
“Seharusnya vaksinasi tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 13 Mei lalu. Tapi karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri kegiatan pun kita tunda di tanggal 17 Mei,” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Malinau, dr. John Felix Rundupadang, Senin (24/5).
“Itu juga sempat tertunda hanya dua jurnalis yang melakukan vaksinasi. Tapi sekarang semua jurnalis yang terdaftar kemarin sudah menjalankan vaksinasi tahap kedua,” ungkap John.
John juga menambahkan tidak hanya insan pers saja yang menjalankan vaksinasi tahap kedua ini, tapi juga ada kalangan guru yang memang harus menjalankan vaksin untuk menyiapkan diri dalam mengajar tatap muka nantinya.
“Sama seperti peran jurnalis yang harus menjalankan tugas dengan berhubungan banyak orang, para guru pun kita vaksinasi tahap 2 untuk persiapan mengajar,” pungkasnya.
Tak hanya itu, John juga membeberkan tidak semua vaksinasi harus berjalan sesuai jadwal. Jika pun ada, vaksinator yang terlambat menjalankan vaksin itu harus melapor ke petugas vaksinasi agar disiapkan tempat dan jadwal ulang untuk vaksinasi.
“Walau terlambat asal melaporkan diri, pasti kita siapkan jadwal barunya seperti yang yang terjadi kemarin. Semua tetap kita jamin aman karena setiap calon vaksinator, pasti kita cek kesehatan dulu untuk persiapan menjalankan vaksinasi,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







