Malinau Dipastikan Akan Dapat Ribuan Vaksin Covid-19

MALINAU – Datangnya 2 juta lebih vaksin covid-19 di Indonesia akan dibagikan keseluruh Pronvinsi. Tentunya, menjadi kabar baik untuk warga Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Kabupaten Malinau yang dapat dipastikan akan mendapat jatah dari vaksi covid-19 itu.

Saat ditemui, Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Dr. John Felix Rundupadang mengatakan, dengan tibanya 2 juta lebih vaksin covid-19, maka semua daerah dipastikan bakal mendapatkan jatah vaksin, tak terkecuali Kabupaten Malinau.

“Memang awalnya kita berkemungkinan tidak dapat jatah vaksin. Akan tetapi dari informasi terbaru dari Kabid kesehatan provinsi, ternyata kita juga akan dapat jatah vaksin covid-19,” kata pria yang akrab disapa Dr. John.

Meski bakal mendapatkan ribuan jatah vaksin covid-19, masyarakat Malinau juga dipastikan tetap akan gigit jari. Pasalnya, ribuat vaksin covid-19 yang bakal diterima oleh pihak Satgas covid-19 Malinau bukanlah diperuntukan untuk masyarakat. Melainkan untuk tim kesehatan yang merupakan garda terdepan penangganan covid-19.

“Yang diutamakan memang untuk tim kesehatan dulu, setelah itu untuk pelayanan publik dan masyarakat,” ungkap Dr. John.

Menurut Dr. John, saat ini Malinau memiliki kurang lebih 1300 tenaga dan relawan kesehatan yang terdaftar di aplikasi tenaga kesehatan. Sehingga, nantinya jumlah vaksin yang akan diterima oleh Satgas covid-19 Malinau, juga akan disesuaikan dengan jumlah tenaga dan relawan kesehatan yang telah terdaftar.

“Semua tenaga dan relawan kesehatan pasti akan dapat jatah vaksin, karena jika jumlah kita seribu lebih tenaga dan relawan. Maka, yang kita terima nanti pasti dilebihkan untuk tindak antisipasi,” ujarnya lagi.

“Jika nantinya baik dari tenaga dan relawan sudah dapat vaksin, maka di pembagian selanjutnya, kita akan vaksinisasi para tenaga pelayan publik. Setelah itu, baru disalurkan ke masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Dr. John juga menjelaskan betapa pentingnya untuk pemberian vaksin covid-19 kepada para tenaga dan relawan kesehatan. Menurutnya, saat ini tenaga dan relawan lah yang paling rawan untuk terkontiminasi oleh paparan covid-19. Sehingga demi menjaga kesehatan para tenaga dan relawan kesehatan, makan pemberian vaksin awalnya yang dilakukan.

“Mereka kan garda terdepan saat ini. Sehingga wajar harus divaksin terlebih dahulu. Dan masyarakat juga tidak perlu cemas, karena jangka waktu pemberian vaksin tahap 1 dan selanjutnya tidak lah lama,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *