Wakil Bupati Malinau: Warga Jangan Panik, Jangan Jauhi Pasien dan Keluarga Positif Covid-19

MALINAU – Lepas dari status zona hijau Covid-19 yang sempat dipertahankan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau selama 3 pekan, angka pasien terpapar Covid-19 di Malinau justru semakin melonjak dalam sebulan terakhir.

Bahkan menurut data satuan tugas penanganan Covid-19 Kalimantan Utara, pasien yang dirawat di Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara saat ini sebanyak 62 orang.

Melihat kenyataan itu, Wakil Bupati Malinau, Dr. Topan Amrullah, S.Pd,.M.SI menjelaskan, bertambahnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Malinau itu kebanyakan didominasi oleh kasus transmisi lokal.

“Untuk kasus dari luar daerah itu malah jarang. Meski ada itu hanya di tempat-tempat wilayah perusahaan saja. saat ini, pihak kita justru lebih waspada dengan kasus transmisi lokal jauh ujarnya.

Baca Juga :  Pamit Pergi Menarik Pukat, Warga Malinau Ditemukan Meninggal Dunia

Topan pun mengatakan, melalui Satgas penanganan Covid-19 Malinau,Pemkab Malinau saat masih mewaspadai adanya penambahan kasus baru akibat transmisi lokal di Malinau.

Terutama untuk kasus klaster keluarga, yang didapat sempat melakukan kontak fisik dengan pasien terpapar dari kasus Covid-19 yang sebelumnya.

“Sebenarnya tergantung dari imun seseorang. Makanya penting bagu kita menjaga pola makan sehat, bersih dan lainnya. Karena untuk di Malinau sendiri, banyak juga kita dapat kasus klaster keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :  Pamit Pergi Menarik Pukat, Warga Malinau Ditemukan Meninggal Dunia

Oleh sebab itu, Topan pun meminta kepada masyarakat Malinau untuk tidak panik dengan situasi Covid-19 yang saat ini terjadi di Malinau. Menurutnya, masyarakat harus melawan pandemi Covid-19 dengan menjaga pola hidup sehat, bersih dan taat protokol kesehatan yang saat ini mulai lalai diterapkan oleh masyarakat.

“Kita sudah menghadapi situasi seperti ini selama kurang lebih setahun. Jadi saya rasa masyarakat sudah mulai terbiasalah dan tidak perlu panik yang berlebihan,” ungkapnya lagi.

“Namun hal itu, tidak boleh juga membuat kita lengah dan menganggap kalau protokol kesehatan itu tidak penting, karena itulah standar kita saat ini untuk hidup dengan pola kebiasaan baru,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pamit Pergi Menarik Pukat, Warga Malinau Ditemukan Meninggal Dunia

Tak lupa Topan pun kembali mengingatkan masyarakat Malinau untuk menghargai warga yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Dengan tidak menunjukkan reaksi rasa takut yang berlebihan kepada pasien atau berperilaku tidak patut terhadap pasien dan keluarganya.

“Justru saat ini kita harus bergandeng tangan untuk melawan pandemi ini, jangan menghindari petugas kesehatan ataupun keluarga pasien, kita harus memberi mereka semangat, meski tidak secara langsung bersentuhan dengan mereka,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *