benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) bagi warga Tarakan melalui perwakilan para ibu rumah tangga (IRT) yang hadir di Gedung Wanita Kota Tarakan, Senin (1/8).
Puluhan IRT ini mendapatkan materi soal pentingnya makan ikan dan sosialisasi pencegahan kasus stunting dengan makan ikan. Berdasarkan data DKP Kaltara yang ditampilkan dalam kegiatan ini, produksi perikanan tangkap laut Kaltara tahun 2021 meningkat 30 persen dibandingkan tahun 2020.
Sejalan dengan meningkatnya produksi perikanan tangkap laut, angka konsumsi ikan Kaltara tahun 2021 juga meningkat menjadi 73,94 kg per kapita per tahun. Artinya rata-rata warga Kaltara mengkonsumsi 73,94 kg ikan per tahun. Secara nasional Kaltara urutan ketiga terbesar makan ikan setelah Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.
“Angka konsumsi ikan kita untuk tahun 2021 masuk ke dalam tiga besar setelah Maluku dan Maluku utara angka konsumsi ikan, setiap tahun ada pendataannya. Angka konsumsi ikan itu 73,94 kg per kapita per tahun, kita berharap ke depan bisa menjadi yang nomor satu, untuk itu sangat mendukung kita terbiasa makan ikan,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara, Rukhi Syayahdin.
Menurut Rukhi, ini kegiatan rutin dinas kelautan dan perikanan dalam rangka meningkatkan minat masyarakat makan ikan. Kemudian mendukung tugas negara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. “Artinya bermula dari sumber daya manusia (SDM), kita juga ada sosialisasi untuk pencegahan stunting,” ucapnya.
Meningkatkan minat masyarakat Kaltara untuk makan ikan dalam dilakukan melalui produk olahan dengan bahan dasar ikan. Apalagi di Tarakan, hasil perikanan berupa ikan cukup melimpah.
“Kita adakan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan promosi produk, dari ikan itu turunannya banyak, ada otak-otak, amplang, tanpa disadari anak kita terbiasa makan ikan dari produk olahan turunan ikan itu,” ujarnya.
“Tujuan utama kita produk ikan ini yang memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, kedua bisa dinikmati guna meningkatkan SDM ke depan, kemudian kita terbiasa makan ikan, kalau bisa kegiatan seperti ini tidak terputus,” tuturnya.(*)
Angka Konsumsi Ikan (AKI) Tahun 2021 :
AKI Nasional 54,56 persen
AKI Kaltara 73,94 persen
Produksi Perikanan Tangkap Laut Tahun 2021:
Tarakan : 21.024 Ton
Bulungan : 7.127 Ton
Nunukan : 4.229 Ton
Tana Tidung : 772 Ton
Penulis: Ramli
Editor: Matthew







