benuanta.co.id, BULUNGAN – Banyak hal yang dibahas dengan kedatangan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Lili Pintauli Siregar ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Salah satunya mengingatkan pemerintah terkait pembangunan yang menggunakan dana pusat maupun daerah.
“Kaltara ini saya lihat mulai ada perkembangan dari pembangunannya, yang menggunakan anggaran besar untuk pembangunan fisik,” ucap Lili Pintauli Siregar kepada benuanta.co.id, Senin 11 April 2022.
Pihaknya pun mengatensi Gubernur Kaltara, Bupati dan Walikota serta legislatif yang ada, dengan banyaknya mega proyek pembangunan fisik di wilayah, agar melakukan perencanaan yang teliti terhadap penggunaan anggaran, barang dan jasa.
“Kami mengatensi supaya teliti perencanaan penggunaan anggarannya, salah satunya perizinan untuk pembangunan fisik di kabupaten kota,” jelasnya
Tak tinggal diam, KPK juga turun tangan melakukan pengawasan dan pencegahan. Supaya anggaran yang ada tidak salah penggunaannya serta proyek ini bisa berjalan dengan baik. Terutama proyek penunjukan langsung (PL) tidak diperkenankan untuk dilakukan, karena berpotensi terjadinya korupsi.
“KPK akan secara khusus melakukan pencegahan di Provinsi Kaltara. Karena program pembangunan di Kaltara bakal day-to-day dilakukan,” tuturnya.
“Walaupun nantinya kepala daerah berganti, tapi kami tidak berhenti dan terputus untuk mengawasi. Selain bertatap muka, laporan juga bisa lewat mekanisme online,” tambahnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







