benuanta.co.id, BULUNGAN – Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Polri melakukan pengawalan investasi yang ada di daerah.
Semua anggota Polri diwajibkan mengawal hingga terealisasikan pembangunan di daerah dan mengantisipasi adanua gangguan dari oknum-oknum. Pasalnya, investasi juga merupakan kunci penggerak ekonomi.
“Kita Polda Kaltara ini dan jajaran harus mendukung sepenuhnya. Kita wajib mengawal investasi yang ada di Kaltara,” ucap Waka Polda Kaltara Brigjen Pol Erwin Zadma kepada benuanta.co.id, kemarin.
Dia mengatakan Kaltara terdapat beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang harus di kawal hingga selesai. Adapun proyek pembangunan itu adalah pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan Kabupaten Bulungan dan Sungai Mentarang Kabupaten Malinau.
“Karena ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN), Polda Kaltara wajib mendukung dan ini harus sukses. Kalau ada masalah-masalah disitu kita terdepan tangani,” ujarnya.
Presiden mengisyaratkan jangan sampai di wilayah pembangunan PSN yang dimasuki investor terjadi kasus mafia tanah, karena akan menghambat pembangunan di daerah tersebut.
“Apalagi kalau ada mafia tanah, polisi akan terdepan menanganinya. Indikasi belum ada, seperti pembangunan KIPI dan PLTA ini harus lancar. Kita tidak pandang bulu soal ini,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







