Jadi Pelari Tercepat, Personel Brigif 24 Bulungan Cakti Ingin Wakili Kaltara di Nasional dan Internasional

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ke-9, Tanjung Selor Run adakan acara Kaltara Begimpor yakni lari sepanjang 9 Kilometer. Pesertanya tak hanya dari dalam Kaltara, melainkan dari Kabupaten Berau, Kaltim juga ikut berpartisipasi.

Memeriahkan acara, Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang juga ikut berlari sejauh 9 Kilometer. Dengan rute start mulai dari Lapangan Agathis melewati Jalan Durian, para peserta diarahkan untuk menyusuri Jalan Sengkawit hingga jalan sepanjang Sungai Kayan mulai Jalan Katamso hingga Jalan Soedirman.

Peserta yang jumlahnya puluhan orang itu baik pelari pria maupun pelari wanita mengarah ke Lapangan Ahmad Yani. Setelah itu ke Jalan MT Haryono, Jalan Skip II dan kearah Jalan Kolonel Soetadji hingga akhirnya finish di Lapangan Agathis kembali.

Baca Juga :  Disnakertrans Kaltara Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Diingatkan Bayar Penuh Sebelum Lebaran

“Jadi Kaltara Begimpor ini merupakan rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Kalimantan Utara yang ke-9 tahun. Pesertanya ada dari Berau,” ucap Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Sabtu 23 Oktober 2021.

Dari sekian banyak peserta lari, didapati 1 orang yang menjadi pelari tercepat berasal dari Brigif 24 Bulungan Cakti. Peserta itu merupakan prajurit dari Latihan Perorangan Lanjutan (Latorlan) Brigif 24/BC bernama Muhammad Riduan, dengan catatan waktu sekitar 34 menit 33 detik.

Baca Juga :  Bulungan Siapkan Cetak Sawah Baru 1.600 Ha pada 2026

Usai pertandingan Muhammad Riduan mengatakan, sangat bersyukur karena menjadi pelari tercepat. Tak heran jika semua itu didapatkan dari latihan fisik yang sejak dulu hingga sekarang dari pelatih di kesatuannya.

“Allhamdullilah, saya sangat berterimakasih karena mendapatkan hasil ini. Untuk fisik saya siapkan awal sampai sekarang, tentunya mendapatkan dukungan dari komandan latihan Latorlan Brigif,” ujar Muhammad Riduan.

Dia menuturkan, saat berlari di acara Kaltara Begimpor ini, awalnya selalu dibayang-bayangi oleh pelari lain hingga beberapa kilometer. Tapi saat mendekati garis finish dirinya menyakinkan diri untuk bisa mendapatkan juara pertama.

Baca Juga :  85 Personel Polresta Bulungan Dikerahkan Jaga Arus Mudik

“Setelah kegiatan dan mendapatkan ini, saya ingin mengikuti event ke tingkat nasional dan taraf internasional untuk mewakili Kaltara,” jelasnya.

Juara 1 dalam Kaltara Begimpor mendapatkan hadiah sebesar Rp 2,5 juta, juara 2 sebesar Rp 2 juta dan juara 3 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1,7 juta. (*)

Reporter : Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *