benuanta.co.id, TARAKAN – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam agenda ground breaking di Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur, dikabarkan akan maju dari jadwal sebelumnya.
Kedatangan Presiden Joko Widodo kemungkinan akan maju dari tanggal yang ditetapkan sebelumnya yakni 20 Oktober 2021.
“Kita masih berkomunikasi lagi dengan Kemensetneg. Harusnya pekan depan sudah datang,” ujar anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Sitorus saat dihubungi benuanta.co.id, pada Rabu, 6 Oktober 2021.
Dijelaskan politisi partai pemenang alias PDI Perjuangan itu, kedatangan Presiden Joko Widodo nantinya akan fokus pada agenda ground breaking KIPI. “Beliau (Presiden) tidak ada agenda lanjutan, hanya ground breaking KIPI sesuai jadwal,” imbuhnya.
Kata wakil rakyat yang duduk di Komisi VI itu, sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengunjungi beberapa wilayah Kaltara hingga perbatasan negara. Hal tersebut kemungkinan akan terlaksana kembali kedepannya.
“Presiden kan sudah berkunjung ke perbatasan waktu tahun 2019. Kalau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sudah jadi baru mungkin akan berkunjung ke perbatasan,” tambah dia.
Terpisah, Gubernur Kaltara, Brigjen Pol (Purn.) Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum mengatakan dalam rangka kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut pihaknya tengah melakukan persiapan. Terutama pembentukan panitia keamanan yang fokus kepada orang nomor satu Republik Indonesia.
“Harus betul-betul safety. Dimana beliau mendarat, acara apa, bagaimana acaranya itu nanti diatur oleh protokol kepresidenan,” ungkap Zainal, Senin 6 September 2021.
Gubernur menjelaskan, dalam agenda kedatangan Presiden Jokowi tersebut pihaknya hanya sebagai tenaga bekap di daerah. Tenaga yang berperan banyak dari Istana Negara supaya berjalan aman dan lancar.
“Persiapan di lapangan saat ini mencapai 60 sampai 70 persen, kemarin juga sudah ketemu Camat Tanjung Palas Timur untuk mengantisipasi dimana lokasi dan mendarat helikopter. Itu nanti yang diatur sama Paspampres,” ucapnya. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor : Matthew/Ramli







