TARAKAN – Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengaku sudah melakukan langkah-langkah kongkret terhadap Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang selama ini dinilai kurang produktif. Yakni dengan melakukan peleburan atau akusisi Perumda yang tak memberi keuntungan.
“Sebenarnya itu sudah masuk dalam agenda kita, bahkan kita sudah instruksikan dengan bagian hukum. Sudah ada yang kita identifikasi agak sulit untuk berkembang,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id, Selasa (15/6/2021).
Secar ranting, Perumda yang menunjukkan kinerja baik dari parameter keuntungan dan memberikan deviden untuk Pemkot Tarakan yang pertama adalah PDAM. Lalu Perumda Energi, Perumda Telkomda, Perumda Aneka Usaha, dan Perumda Agrobisnis.
“(Penilaiannya) dari tingkat keseriusan, ekspansi program, termasuk ketaatan dalam menjalankan program rencana bisnisnya. Berarti yang paling jelek kemungkinan itu akan dimerger atau diakusisi oleh Perumda yang lain,” terangnya.
Setiap dua tahun sekali, Pemkot akan melakukan evaluasi. Hal itu sesuai dengan fakta integritas yang sebelumnya dibuat oleh Pemkot dan Perumda. Jika tidak mengalami perubahan, dalam artian Perumda yang bersangkutan dinilai tak mengalami perubahan, akan dilakukan akuisisi.
“Tahun pertama kita kasih peringatan, tahun kedua kalau tidak performance ya yang pertama kita pasti akan ganti direkturnya. Ternyata target bisnisnya tidak cukup ekonomis, walaupun kita kaji awalnya cukup ekonomis, tapi dalam perjalanannya tidak ekonomis, itu kan pasti akan terus menggerus penyertaan modal kita. Ya tentu akan kita lakukan akuisisi atau marger,” tandasnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin







