Dukungan Makin Deras, Mantan Wakil Bupati Bulungan Liet Ingai Merapat ke Zainal-Yansen

BULUNGAN – Dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH M.Hum – Dr Yansen Tipa Padan, M.Si, terus bertambah.

Terbaru, dukungan datang dari mantan Wakil Bupati Bulungan, Liet Ingai. Pria yang pernah menjabat wakil bupati dua periode ini dengan tegas menyatakan sikap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3. Dan, dirinya pun siap berjuang memenangkan pasangan dengan akronim ZIYAP.

Menurut Liet Ingai, dalam setiap kepemimpinan memang diperlukan adanya perubahan. Apalagi, ia melihat rekam jejak Zainal dan Yansen sangat bagus. Sehingga dinilainya mampu membawa perubahan untuk Kaltara.

Baca Juga :  Bulungan Siapkan Cetak Sawah Baru 1.600 Ha pada 2026

“Kita bisa lihat karier dan apa yang sudah mereka lakukan, jadi rekam jejak inilah yang jadi alasan mendasar saya menjatuhkan dukungan kepada ZIYAP,” ungkap Liet Ingai, belum lama ini.

Diakui Liet Ingai, sebelum menentukan dukungan ke pasangan ZIYAP, dirinya sudah melakukan penilaian terhadap kandidat lain, yang ikut dalam Pilgub Kaltara. Termaksud melakukan penilaian kepribadian terhadap seorang calon pemimpin.

Baca Juga :  Truk Mengular di SPBU Bulungan dan Tarakan, Pertamina Akan Atur Jam Jual Biosolar

“Seorang pemimpin itu tidak boleh ego, harus ada kedewasaan saat bertindak dan berpikir, karena membawa masyarakat dengan berbagai macam pola pikir itu tidak gampang. Nah, semua itu ada saya lihat di ZIYAP,” ungkapnya.

Menurut Lanjut Liet, saat ini apa yang dibutuhkan masyarakat Kaltara, termaksud di Bulungan, salah satunya adalah infrastruktur memadai.

“Kaltara ini luas. Contoh kecil saja kita lihat di Tanah Kuning, masyarakat sudah berkali-kali meminta perbaikan jalan, tapi tidak pernah diperhatikan. Padahal, akses jalan itu sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga :  BLK di Puspem Kaltara Mulai Dibangun Mei 2026

Karena itu, dirinya berharap pasangan Zainal-Yansen nantinya bisa berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Kaltara. Walau harus dimulai dari hal terkecil. Tidak mengedepankan pencitraan yang tidak ada realisasi.

“Contoh pembangunan PLTA. Zaman saya itu sudah berproses, tapi baru sekarang digembar-gemborkan. Makanya saya harapkan ZIYAP bisa memulai dari hal terkecil, asal bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (adv)

Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *