benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto mengatakan, penerapan manajemen talenta menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) aparatur berbasis sistem merit.
Menurut Denny, manajemen talenta dibutuhkan agar pengembangan karier ASN dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan transparan. Proses tersebut harus mempertimbangkan kompetensi, kinerja, serta potensi masing-masing pegawai.
Ia menegaskan, penerapan manajemen talenta tidak cukup hanya menjadi urusan administratif, tetapi harus dijalankan secara nyata dan berkelanjutan oleh seluruh perangkat daerah.
“Satu hal yang ingin saya tekankan kepada seluruh kepala perangkat daerah, yaitu penerapan manajemen talenta ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas pokok BKD semata,” kata Denny.
Karena itu, pimpinan perangkat daerah diminta terlibat aktif dalam pemutakhiran data ASN, pengembangan potensi pegawai, hingga menindaklanjuti hasil pemetaan talenta sesuai kebutuhan organisasi.
Denny juga menyoroti pentingnya pemahaman teknis mengenai pembentukan talent pool atau kelompok ASN yang telah dipetakan berdasarkan kompetensi dan potensinya. Selain itu, pemanfaatan platform digital diperlukan untuk memberikan informasi mengenai jabatan yang tersedia.
Melalui sistem tersebut, pengembangan dan mobilitas karier ASN diharapkan dapat berlangsung lebih terbuka dan akuntabel. Penempatan pegawai pun diharapkan semakin sesuai dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi.
“Dengan sistem manajemen talenta yang baik, kita optimistis kualitas pelayanan publik akan meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” ujarnya.
Denny berharap implementasi manajemen talenta mampu mendorong terbentuknya ASN yang memiliki keterampilan, motivasi, dan inisiatif tinggi, serta terus meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja yang unggul.
Pemprov Kaltara menempatkan penguatan manajemen talenta sebagai salah satu upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







