benuanta.co.id, BULUNGAN – Produksi padi di Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 2025 menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara mencatat kenaikan luas panen hingga produksi beras untuk konsumsi rumah tangga dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Mustaqim mengatakan, luas panen padi pada 2025 mencapai sekitar 10.210 hektare. Angka itu naik 1.927 hektare atau 23,27 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 8.282 hektare.
“Peningkatan luas panen ini berdampak langsung terhadap kenaikan produksi,” ujar Mustaqim dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).
BPS mencatat, produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada 2025 sebanyak 46.598 ton. Jumlah tersebut meningkat 9.749 ton atau 26,46 persen dibandingkan produksi 2024 yang sebesar 36.849 ton GKP.
Kenaikan serupa terjadi pada produksi Gabah Kering Giling (GKG). Pada 2025, produksi GKG mencapai 38.038 ton, bertambah 7.095 ton atau 26,46 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 30.080 ton.
Adapun produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk pada 2025 diperkirakan sebanyak 22.550 ton. Angka ini meningkat 4.718 ton atau 26,46 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 17.832 ton.
Menurut Mustaqim, pertumbuhan yang relatif merata pada seluruh indikator tersebut mencerminkan perbaikan kinerja sektor pertanian tanaman pangan di Kaltara sepanjang 2025.
“Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan produktivitas sekaligus perluasan areal panen,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







