Pemprov Kaltara Gelar Orientasi Penyusunan RKPD 2027

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Senin (8/12/2025).

Kepala Bappeda Litbang Kaltara, Bertius, menyebut orientasi tersebut menjadi tahapan awal dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Pada tahapan ini, perangkat daerah diarahkan untuk menyamakan persepsi dan memahami kerangka regulasi pembangunan nasional maupun daerah.

Baca Juga :  BI Kaltara Dorong Penguatan UMKM lewat Road to Khasafa di Bulan Ramadan

“Orientasi ini bagian penting dalam persiapan penyusunan RKPD. Di sini kita memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terkait regulasi, kebijakan nasional, hingga teknis penyusunan dokumen,” ujar Bertius.

Ia menjelaskan, tahapan penyusunan RKPD dimulai dari pembentukan tim penyusun, penyusunan agenda kerja, hingga penyiapan data dan informasi pembangunan. Setelah itu dilanjutkan dengan penyusunan rancangan awal, perumusan rancangan, Musrenbang, penyusunan rancangan akhir, hingga penetapan.

Menurut Bertius, RKPD 2027 harus selaras dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027. Di tingkat daerah, dokumen tersebut merupakan implementasi tahun ketiga RPJMD Kaltara 2025–2029 yang mengusung visi “Terwujudnya Fondasi Transformasi Kaltara yang Kokoh sebagai Beranda Depan NKRI yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.”

Baca Juga :  Bantah Adanya Biaya Sewa Asrama, Mahasiswa Kaltara di Sumbawa Tegaskan Difasilitasi Pemprov

“Tahun 2027 mengusung tema pembangunan ‘Pembangunan Wilayah yang Merata, SDM Berkarakter, dan Ekonomi Bernilai Tambah’. Karena itu, penyusunan RKPD harus betul-betul fokus pada kebutuhan prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,”sebutnya lagi.

Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera menyiapkan data, menyusun agenda kerja, serta mengevaluasi capaian Renstra dan rencana kerja tahun 2025 sebagai dasar penyusunan Renja 2027.

Baca Juga :  Gali Tambahan PAD, Kaltara Telusuri Potensi Karbon Mangrove dan Gambut

“Perencanaan yang baik lahir dari sinergi semua pihak. Tanpa kolaborasi, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal. Kami harap setiap perangkat daerah bisa bekerja maksimal sejak tahap awal ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *