Ketahanan Pangan dan UMKM Kreatif Salah Satu Fokus Pembangunan Pemprov Kaltara Tahun Ini

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan memprioritaskan program ketahanan pangan dan ekonomi kreatif menjadi salah satu program pembangunan stabilitas ekonomi Kaltara.

Wakil Gubenur (Wagub) Kaltara, Dr. Yansen Tipa Padan mengatakan, ada 10 prioritas program pembangunan yang akan digadang pada tahun 2023 hingga tahun 2024 mendatang dan dari 10 program prioritas itu. Program ketahanan pangan dan ekonomi kreatif akan menjadi bagian program yang akan membangun Kaltara.

Baca Juga :  Open House Gubernur Kaltara Jadi Momentum Perkuat Keamanan dan Kerukunan Masyarakat

“Dengan banyaknya potensi investor yang akan masuk di Kaltara tentunya setiap daerah yang ada di Kaltara harus mandiri dalam hal ketahanan pangan. Sehingga melalui OPD terkait, ketahanan pangan kita akan kita genjot untuk lebih produktif,” kata Pria yang akrab disapa Yansen pada Senin, 20 Februari 2023.

Sedangkan untuk ekonomi kreatif, Yansen akan mendorong OPD Disperindagkop untuk membuka pelatihan serta pemodalan kepada pelaku UMKM atau calon UMKM yang ingin mengembangkan produk lokal khas Kaltara.

Baca Juga :  Kebangkitan Kesultanan Bulungan Butuh Sinergi, Rahmawati Tekankan Persatuan Internal

“Bagi pelaku UMKM yang sudah berjalan tentunya pelatihan untuk mengembangkan pasar serta manajemen yang baik perlu dilakukan dan disinilah OPD terkait kita dorong untuk berperan aktif ke masyarakat,” lanjutnya lagi.

“Termasuk pelatihan dalam membuat produk atau mengelola produk. Karena harus kita akui produk lokal Kaltara seperti kerajinan tangan dan kuliner sangat berpotensi besar untuk mendongkrak ekonomi kita dimasa depan,” terangnya.

Dengan adanya program ekonomi kreatif ini, pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Malinau selama 2 periode ini pun mendorong agar masyarakat Kaltara bisa memanfaatkan peluang itu untuk menjadi pelaku UMKM yang kreatif dan mampu membuka pasar lokal menjadi pasar ekonomi yang lebih besar.

Baca Juga :  Operasi Hari Ketiga, Dua Korban Long Boat Tenggelam di Tana Tidung Belum Ditemukan

“Sinergi ini tentunya sangat berdampak positif bagi masyarakat Kaltara. Jadi ke depan kita tidak lagi hanya termindset untuk mencari rejeki dengan cara bekerja, tapi juga dengan cara menjadi pengusaha,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *