“Dalam 24 jam terakhir, jasad empat korban tewas dan satu lainnya yang meninggal akibat terluka dibawa ke rumah sakit di Jalur Gaza. Selain itu, 11 orang yang terluka juga mencari pertolongan medis ke rumah sakit,” demikian menurut pernyataan Kemenkes Gaza.
Berdasarkan data kemenkes, total jumlah korban tewas sejak awal perang Oktober 2023 telah mencapai 74.250 orang, sementara korban luka mencapai 175.278 orang.
Pada Oktober 2023, konflik antara Palestina dan Israel kembali bergejolak ketika Israel menghadapi serangan roket besar-besaran dari Jalur Gaza. Setelah itu, pasukan Israel melancarkan operasi darat yang mengakibatkan sebagian besar wilayah di Jalur Gaza hancur.
Sejak Oktober 2025, gencatan senjata telah diberlakukan di Jalur Gaza. Namun, militer Israel terus menggempur wilayah Palestina dengan dalih menargetkan fasilitas dan anggota kelompok perjuangan Palestina, Hamas.
Menurut penilaian PBB, situasi kemanusiaan di wilayah kantong itu masih parah di tengah kehancuran masif, gangguan operasional lembaga medis, dan masalah berkelanjutan dalam menyediakan makanan dan kebutuhan pokok bagi penduduk di sana.
Sumber: Sputnik-OANA/Antara







