KONI Kaltara Jamin Kebutuhan Atlet Selama TC Sentralisasi

benuanta.co.id, TARAKAN – Kebutuhan para atlet dalam menjalani Training Center (TC) Sentralisasi sebelum keberangkatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut), dipastikan terpenuhi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Utara).

Diketahui, saat ini KONI Kaltara memberikan waktu TC Sentralisasi bagi atlet selama tiga bulan mendatang.

“Hal ini kita lakukan supaya bisa meningkatkan peforma dan kualitas atlet untuk meraih hasil maksimal di PON nanti,” ujar Ketua Satgas PON XXI 2024 Aceh-Sumut, Syafruddin, Senin (10/6/2024).

Dalam mendukung penuh kebutuhan altet selama TC Sentralisasi, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan para manajer, pelatih dan official cabang olahraga (cabor) yang lolos ke event olahraga empat tahunan tersebut.

Baca Juga :  TC Sentralisasi Dimulai, KONI Tegaskan Cabor Lolos PON Harus Rutin Dampingi Atlet

Adapun terdapat sebanyak 28 cabor yang lolos dan dijadwalkan berangkat pada September mendatang.

“Kita sudah koordinasi soal kesiapan kita di dalam pelaksanaan menghadapi PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Kita evaluasi apa yang sudah dilakukan pada TC desentralisasi dan apa yang akan kita lakukan pada TC sentralisasi,” jelasnya.

Peran Satgas PON XXI sendiri, mengawasi jalannya TC Sentralisasi, baik perkembangan latihan atlet dan mengevaluasi kekurangannya. Syafruddin menegaskan, Satgas PON akan berupaya merealisasikan target medali emas di PON.

Baca Juga :  8 Pegulat Kaltara Disiapkan untuk TC Sentralisasi

“Ya minimal kita mendapatkan medali emas sesuai target,” sebutnya.

Pihaknya pun telah menyiapkan kebutuhan para atlet, seperti uang saku, konsumsi, suplemen, peralatan dan perlengkapan latihan. Selain itu, pihaknya juga menyediakan lokasi karantina para atlet selama TC Sentralisasi.

Adapun rinciannya, uang saku selama TC Sentralisasi Juni hingga Agustus, diberikan Rp 3 juta per bulannya. Sebelumnya, pihaknya juga memberikan uang saku pada TC Desentralisasi pada Maret hingga Juni Rp 2,5 juta per bulannya.

Baca Juga :  Bek Asal Jepang jadi Pembelian Pertama Kompany di Bayern Muenchen

“Ada juga yang melakukan sentralisasi di luar daerah. Ada yang di Kalimantan Timur, ada yang di Malang, silahkan kita fasilitasi tempat tinggalnya. Anggarannya juga sudah kita siapkan Rp 350 ribu per kamar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1919 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *