Kopi Krayan Diharapkan Berkembang

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemkab Nunukan mendorong ekstensifikasi pertanian, mulai produksi padi Adan, Nanas Krayan dan Kopi Krayan.

Kopi Krayan memang sudah mulai mencuat di kalangan masyarakat lokal, bahkan pada tahun 2021 penamaan Kopi Krayan piagamnya ditandatangani langsung Presiden Jokowi pada saat berkunjung ke Krayan.

“Ada beberapa pilihan nama seperti kopi dataran tinggi Krayan, kopi Krayan dan lainya, tapi Presiden Jokowi lebih memilih nama kopi Krayan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan, Helmi Pudaaslikar, kepada benuanta.co.id, Senin, 27 Mei 2024.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Nunukan Meningkat Signifikan, Dominan Secara Mandiri 

Petani di Krayan sudah melakukan penanaman kopi, hanya saja belum terkoordinasi secara baik, sehingga produksi mereka hanya digunakan sendiri bukan untuk dikomersilkan.

Ia berpendapat jika ingin membuka kebun kopi bisa melewati program dana desa.

Helmi menyampaikan dia belum memiliki data jumlah kebun kopi yang ada di Krayan. Sekitar 20 desa yang berkomitmen menjadi desa kopi.

Baca Juga :  Pasar Tradisional Diserbu Warga Jelang Iduladha, Omzet Pedagang Meroket

Secara konsisten dan berkelanjutan setiap tahun menganggarkan peningkatan kopi di desa mereka masing-masing. “Baik untuk menanam, merawat bahkan pelatihan-pelatihan bagi petaninya,” jelasnya.

Kopi di Krayan terdiri dari tiga rasa pertama arabica, robusta, dan liberika.

Pihaknya menetapkan Hari Kopi Krayan setiap 25 Mei, dengan tujuan sebagai momen peringatan dan komitmen untuk serius mengembangkan Kopi Krayan. Dengan harapan Kopi Krayan semakin meningkat produksinya hingga berdampak pada ekonomi masyarakat selain hasil pertanian yang sudah berhasil.(*)

Baca Juga :  Pasar Tradisional Diserbu Warga Jelang Iduladha, Omzet Pedagang Meroket

Reporter: Darmawansyah

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2009 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *