DPP Golkar Usung Syarifatul Syadiah Maju Pilkada Berau 2024

benuanta.co.id, BERAU – Bakal Calon (Bacalon) Bupati Berau periode 2024-2029 yakni Syarifatul Syadiah disepakati secara resmi oleh internal partai berlambang pohon beringin itu diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November mendatang.

Perempuan peraih 29.571 suara di Pemilihan Legislatif (Pileg) Daerah Pemilih (Dapil) VI DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi menyerahkan berkas pendaftarannya ke Ketua Penjaringan Golkar Berau, Elita Herlina.

“Ini juga menindaklanjuti surat tugas yang dikeluarkan oleh DPP,” ungkapnya Senin (13/5/2024).

Sekretaris DPD Partai Golkar Berau itu mengungkapkan memang sedikit terlambat dari partai-partai lain dalam mengusung kadernya karena di internal yang begitu dinamis.

“Meski sudah mendapatkan surat tugas untuk maju di Pilkada, saya memberikan kesempatan kepada kader partai lain untuk maju,” tuturnya.

Baca Juga :  Dua Paslon Independen di Berau Penuhi 19 Ribu Dukungan

Bahkan Syarifatul menambahkan sejumlah nama kader seperti Subroto dan Ketua DPD II Golkar Berau, Andi Amir juga turut didorong untuk maju.

“Tidak apa-apa lambat, asal selamat. Internal kami itu begitu dinamis. Ya, walaupun pada akhirnya kembali ke saya juga. Makanya saya daftar,” paparnya.

Dirinya mendaftar ke Golkar Berau sebagai bakal calon bupati Barau, sesuai dengan surat tugas yang diberikan.

“Kita coba dulu itu. Kan, fleksibel juga. Kita juga masih menunggu petunjuk dari DPD 1 dan DPP. Termasuk arah koalisi nantinya,” tuturnya.

Sebenarnya, dirinya sempat dihadapkan dengan dua pilihan yakni apa akan tetapi memilih di DPRD Provinsi Kalimantan Timur, atau maju sebagai bakal calon kepala daerah.

Baca Juga :  Dinsos Minta Masyarakat Tidak Ketergantungan Bansos

Namun, seiring berjalannya waktu, dorongan dari banyak pihak, ditambah dukungan internal Golkar membuatnya mengambil keputusan maju di Pilkada 2024.

“Apalagi ini juga amanat tidak hanya DPD II, tapi juga amanat dari DPP. Ini juga yang membuat saya makin semangat,” ungkapnya.

Ditanya terkait bagaimana membangun komunikasi dengan partai-partai yang telah menutup pendaftarannya untuk bakal calon kepala daerah.

“Penutupan pendaftaran tersebut sifatnya hanya administrasi saja dan bukan harga mati. Tapi selama diantara kami ada chamestry, mungkin ada pengecualian ya. Meskipun sudah ditutup tapi kalau ada kecocokan dan komunikasi bisa dibangun kenapa tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  Nelayan Asal Kaltara Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Kapal

“Adapun untuk yang saat ini masih membuka, kita masih bisa mendaftar,” sambungnya kepada benuanta.co.id.

Kendati demikian, sejauh ini, Syarifatul juga menyampaikan, banyak figur dari partai politik yang sudah berkomunikasi dengannya terkait Pilkada 2024.

“Namun, saya enggan untuk membuka figur mana dan partai yang paling intens dalam berkomunikasi. Semua warna berkomunikasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2651 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *