Masyarakat Diimbau Tidak Beraktivitas di Lokasi Ada Buaya

benuanta.co.id, TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Tarakan mengimbau warga agar tidak beraktivitas di lokasi munculnya buaya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Satpol PP dan PMK Tarakan setelah belakangan ini mendapat banyak aduan terkait munculnya buaya di permukiman warga.

Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan mengatakan saat ini pihaknya sudah beberapa kali mendapatkan laporan namun, saat ini belum dapat ditangani karena banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu.

Dalam hal ini, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan ialah keselamatan personel dalam melakukan evakuasi. Selain itu, lokasi sungai tempat buaya tersebut dalam dan memiliki air yang keruh dan gelap.

Baca Juga :  715 PPPK Kota Tarakan Dilantik, Tenaga Guru 645 Orang

Pihaknya baru dapat melakukan evakuasi jika kondisi sungai dalam keadaan surut. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kaltara.

“Kemarin sudah tinjauan lapangan. Dan kami menunggu saja laporan warga dan kami akan melakukan tindakan pengamatan. Dan jika dimungkinkan lakukan evakuasi hewan tersebut akan kita lakukan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, ukuran buaya belum pasti namun informasi yang beredar buaya tersebut berukuran kurang lebih 2,5 meter hingga 3 meter

Baca Juga :  Selain Hujan, BPBD Sebut Banjir di Karang Anyar Akibat Air Pasang

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada khususnya yang tinggal di wilayah-wilayah ditemukannya buaya.

Ia pun membeberkan tidak hanya di Juata Permai, tetapi pihaknya juga mendapatkan laporan penampakan buaya di Kelurahan Karang Harapan, Karang Anyar RT 70, di RT 1 Kelurahan Karang Harapan.

“Lalu termasuk di Juata Permai, kami imbau masyarakat tidak bermain, terutama anak-anak agar tidak mendekati areal yang diduga tentunya menjadi bahan yang harus kami sterilkan, karena itu bahaya sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Umumkan Aturan Baru Denda Iuran

Selanjutnya, Ia meminta kepada Lurah agar membantu sosialisasikan imbauan tersebut kepada RT di wilayah kerjanya. terkait evakuasi akan diinformasikan lebuh lanjut karena menurutnya hal tersebut merupakan Tupoksi dari PMK.

“Kami bahkan menyelamatkan kucing juga. Jadi soal keselamatan kami kami serahkan kepada Allah,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2914 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *