Pembangunan Infrastruktur Pacu Perekonomian Daerah

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara, Helmi mengatakan, pembangunan infrastruktur salah satunya dirancang untuk memacu kemajuan perekonomian daerah.

Secara teknis, pembangunan infrastruktur yang dilakukan berangkat dari kebutuhan masyarakat yang terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini dimaksudkan agar hasil pembangunan bisa memberi dampak positif kepada masyarakat.

“Infrastruktur yang dibangun tidak sekadar mementingkan output saja, melainkan juga impak atau dampaknya di masyarakat, sehingga apa yang kita bangun bisa tepat sasaran dan bermanfaat,” kata Helmi (10/4/2024).

Pembangunan infrastruktur mulai memberi dampak terhadap perekonomian saat pekerjaan berlangsung. Proyek yang berjalan akan menyerap tenaga kerja dan menghidupkan kegiatan perekonomian masyarakat sekitar di wilayah tersebut.

Oleh sebab itu, faktor tersebut dijaga terealisasi maksimal dengan memberi pelatihan tenaga ahli konstruksi di tingkat pemerintah provinsi. Hal serupa juga dilakukan dengan kategori berbeda di tingkat pemerintah kabupaten/kota.

“Perputaran uang dalam kegiatan konstruksi diharap bisa dirasakan banyak masyarakat, mulai dengan serapan tenaga kerja lokal dan usaha usaha kecil di sekitar lokasi,” jelasnya.

Hasil pembangunan infrastruktur yang sudah terencana, diharap bisa langsung memberikan manfaat. Oleh sebab itu, realisasi pekerjaan yang ideal selalu ditekankan untuk bisa terlaksana.

“Kami terus berupaya agar kegiatan pekerjaan bisa sesuai timeline. Harapannya agar pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu tanpa menunggu akhir tahun. Dengan begitu, nilai manfaatnya bisa lebih cepat diterima masyarakat,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2665 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *