28 Stand Ramaikan Bazar TNI Serentak di Tarakan

Tarakan – Kegiatan Bazar TNI serentak se Indonesia turut dilaksanakan di Kota Tarakan pada Selasa (2/4) yang terpusat di lapangan Gitajala Lantamal XIII Tarakan.

Bazar TNI di Tarakan diikuti oleh Kodim Tarakan, Yonif 613, Lanud Anang Busra dan Satrad 225 Tarakan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1940 votes

Sebanyak 28 stand yang terdiri dari 22 stand UMKM dan sisanya dari organisasi Jalasenastri, Persit KCK dan PIA Ardhya Garini.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tekankan Penanganan Volume Sampah Selama Lebaran

Selain unsur TNI, Perum Bulog pun berpartisipasi dengan memasok 3 ton beras dengan harga cukup terjangkau yakni Rp 56 ribu per 5 kg yang biasanya dipasarkan Rp 76 ribu.

Bazar TNI ini mendapatkan animo yang cukup besar yakni dihadiri 400 personel satuan TNI dan 500 masyarakat.

Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama Deni Herman, ST, MAP, M.TR, Opsla, CHRMP, CFRA, mengatakan Bazar TNI ini dilaksanakan serentak oleh satuan TNI seluruh Indonesia. Bazar ini akan dilaksanakan selama dua hari untuk di Tarakan.

Baca Juga :  Berkat Gubernur Kaltara, Bandara Juwata Tarakan Dapat Extra Flight Arus Balik dari 2 Maskapai

“Kegiatan ini semacam sumbangsih kepada prajurit TNI dan kepada PNS, keluarga dan yang terpenting masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Didampingi pejabat Bulog di Tarakan, Deni menyampaikan dari sisi harga tentu Bazar TNI lebih murah, utamanya bahan pokok seperti beras, minyak goreng, daging, telur dan lainnya. Untuk beras persediaan di bazar ini sebanyak 9 ton.

“Silakan cek harganya berbeda dari normalnya seperti beras, minyak goreng juga. Kegiatan ini juga membuka kesempatan kepada pelaku UMKM berpartisipasi ya menjual hasil home industri,” jelas Danlantamal.

Baca Juga :  Arus Balik Padati Dermaga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan 

Tidak ada pembatasan dalam pembelian bahan pokok di Bazar TNI selama stok masih tersedia. Namun, Danlantamal mengingatkan agar tidak memanfaatkan situasi dengan membeli banyak lalu diperdagangkan kembali.

“Kita memberikan kebebasan tetapi mudah mudahan tidak ada yang memanfaatkan dengan memborong jual kembali, janganlah,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *