Pertamina Tambah Kuota BBM dan LPG untuk Kebutuhan Ramadan hingga Lebaran

benuanta.co.id, TARAKAN – Pertamina Tarakan akan menambah kuota BBM dan tabung LPG sekira dua persen untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan lantaran konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG diprediksi akan meningkat.

Sales Branch Manager Rayon V Kaltimtara, Fuel Pertamina Tarakan, Azri Ramadan Tambunan menjelaskan, pihaknya akan memastikan kebutuhan BBM dan gas LPG selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri akan tercukupi. Adapun saat ini, stok dalam kondisi aman.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2024 votes

“Belum ada yang perlu dikuatirkan, nantinya akan dibentuk satuan tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri untuk bertugas untuk menjaga ketersediaan stok BBM dan gas LPG,” jelasnya, Senin (25/3/2024).

Baca Juga :  Polres Tarakan Berikan Dispensasi Pengurusan SIM Mati saat Libur Lebaran

Penambahan sebanyak 2 persen ini dikatakan Azri dari kebutuhan gas LPG di Tarakan setiap bulannya yang mencapai 100 ribu tabung. Sementara untuk penambahan BBM, pihaknya akan melihat permintaan di langganan. Khusus BBM jenis bio solar, realisasi tiap bulannya mencapai 1.000 kilo liter (KL), dan BBM jenis pertalite mencapai 4.500 KL tiap bulannya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tarakan Lakukan Prosesi Penerimaan Secara Adat

“Biasanya selama ini terjadi lonjakannya di malam takbiran. Jadi biasanya untuk tambahannya akan kita sisipkan di sana. Kita akan siapkan 2 sampai 3 persen lah tambahannya dari kuota normal,” imbuhnya.

Dalam menyiapkan tambahan kuota ini, pihaknya masih akan kembali melihat kebutuhan di lapangan. Biasanya, untuk BBM pada bulan Ramadhan hingga lebaran, konsumsi tidak mengalami lonjakan yang begitu signifikan.

Bahkan pernah ditemui selama bulan Ramadhan, konsumsi BBM malah berkurang. Hal itu dikarenakan kurangnya aktivitas masyarakat di bulan Ramadan.

Baca Juga :  Harga Telur Ayam Meningkat Peminat Turun Drastis

“Biasanya naiknya di malam takbiran. Naiknya bisa mencapai 30 persen dari realisasi harian. Kalau di kita yang penting di depo aman. Jadi misalnya SPBU minta tambahan, mereka tinggal pesan lagi,” tutur Azri.

Sama halnya dengan gas LPG, terdapat kenaikan selama bulan Ramadhan tetapi tidak signifikan juga. Hal tersebut dikarenakan banyaknya UMKM yang berjualan takjil. Tetapi, saat ini pelaku UMKM sudah menggunakan gas LPG non subsidi sehingga tidak terlalu berpengaruh dengan kuota gas LPG subsidi.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *