Gelar Kashafa, Pemprov Dukung Sertifikasi Halal untuk UMKM

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengapresiasi kegiatan Kaltara Sharia Festival (Kashafa) tahun 2024 yang diselenggarakan di Masjid Baitul Izzah, Islamic Center Kota Tarakan.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Pemprov Kaltara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk mengadakan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sertifikasi halal untuk UMKM dan lain-lainnya.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2018 votes

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara , Dr (HC) Zainal Arifin Paliwang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Suriansyah mengungkapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari tersebut.

Baca Juga :  Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,94 Persen Tahun 2023

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia khususnya di kaltara yang sudah bermitra dengan kita menyelenggarakan kasafa 2024. Kami dari pemerintah kaltara sangat mendukung kegiatan ini terutama dukungan terhadap UMKM karena memang kita upayakan sertifikat halal sudah dilaksanakan,” ujarnya, Kamis (21/3/2024).

Ia pun mengapresiasi kegiatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM yang juga dilaksanakan pada bazar tersebut. Oleh karena itu, ia meminta kerjasama UMKM terutama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemkot untuk mendukung sertifikat halal ini.

“Semua instansi pemerintah daerah maupun vertikal bisa mendukung sertifikasi halal termasuk agama yang mendukung kegiatan ini kita harapkan semua bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, sebagai tuan rumah Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan Dr. Bustan mengungkapkan kegiatan Kashafa memiliki dampak yang positif bagi perekonomian khususnya untuk pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga :  Pengeluaran per Kapita Sebulan Daerah Perkotaan untuk Makanan Rp 817.846

“Setiap hari Senin kami bersama Kemendagri, Gubernur kaltara diminta untuk mengendalikan inflasi. Alhamdulillah Kaltara khususnya kota Tarakan berada di posisi ketujuh terendah kota se-Indonesia diangka 2,05 dibawah nasional,” ungkapnya.

“Dengan cara-cara seperti pasar murah saya minta seluruh wilayah di kota Tarakan. Contohnya pada hari ini, bersinergi dengan semua stakeholder, Bulog, ritel modern kawan-kawan PKK,” tambahnya.

Disinggung mengenai sertifikasi halal, ia membeberkan pemerintah Kota Tarakan juga sangat mendukung hal tersebut untuk meningkatkan produktivitas yang berdampak besar untuk pelaku UMKM dan konsumen.

“Sudah lumayan banyak (UMKM yang bersertifikat halal), kira rencananya kedepannya akan melakukan FGD untuk semua pedagang rumah tangga untuk mendaftarkan sertifikat halal. Itu juga kita dorong semua warung-warung, cafe cafe untuk mempunyai logo sertifikat halal,” terangnya.

Baca Juga :  Aktivitas Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan Naik 65 Persen selama Cuti Lebaran

Terpisah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Wahyu Indra Sukma mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah maupun kota guna mendukung perekonomian di Kaltara. Hal tersebut diungkapkannya karena Indonesia merupakan negara ketiga dengan ekonomi syariah cukup besar.

“Kita akan mendukung karena ekonomi syariah ini sebagai salah satu akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kaltara,” tegasnya.

“Terima kasih kita di kasih kesempatan sudah hadir disini bazar bersama UMKM. Harapan kami mereka bisa mendapatkan pendapatan yang dapat meningkatkan pendapatannya. Harapan kami juga semakin banyak UMKM, tidak hanya di Tarakan tapi di Kaltara juga yang bersertifikasi halal tentunya ini juga dapat meningkatkan penjualan mereka sendiri,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *