Penerima PKH di Nunukan Capai 4.336 Keluarga

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dirancang sebagai salah satu strategi penting pemerintah dalam mengangkat kesejahteraan sosial, Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Nunukan mencapai 4.336 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun 2024 ini.

Kepala Koordinator PKH Kemensos Pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten  Nunukan, Wahyudin meyampaikan penerima PKH sempat mencapai 6. 000 penerima. Namun saat dilakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari DSP3A Nunukan tersisa 4.336 penerima.

“4.336 penerima ini tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan,” kata Wahyudin kepada benuanta.co.id, Rabu, 20 Maret 2024.

Program ini juga menelan anggaran Rp 2.114,916,128 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kemensos Republik Indonesia.

Baca Juga :  Bawa Penumpang Dua Long Boat Tabrakan di Laut Sebatik 

Wahyudin juga menjelaskan bantuan komponen untuk setiap jiwa dalam keluarga PKH, salah satu Sekolah Dasar (SD) Rp 900.000, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp 1.500.000, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Rp 2.000.000, per tahun yang akan dibagi empat tahap.

Sedangkan skema bantuan PKH per tahun untuk ibu hamil sebesar Rp 3.000.000, anak usia dini Rp 3.000.000 dan lanjut usia Rp 2.400.000 termasuk disabilitas berat Rp 2.400.000.

“Penyalurannya ini per triulan, tidak langsung disalurkan semuanya agar dapat terkontrol penggunaan uang tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelabuhan Sei Jepun Dipadati Penumpang Berwisata ke Sebatik

Adanya bantuan tersebut, ia mengingatkan agar uang tersebut digunakan sesuai dengan keperuntukanya dengan tujuan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan sosial.

“Jangan sampai bantuan PKH itu digunakan untuk membeli rokok dan berjudi yang dapat merugikan kehidupan peserta PKH itu sendiri,” pungkasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *