Jasa Pengurusan Transportasi Hadir di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) mewakili kepentingan pemilik barang dengan tugas poko dan fungsi (Tupoksi) pengiriman dan penerimaan, bongkar muat penyimpanan termasuk penyelesaian dokumen.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor KSOP Nunukan, Zainal Abdul Rahman, dia juga menyampaikan JPT sebelum diluncurkan telah di uji coba, dan ada 5 yang mendapatkan rekomendasi memiliki izin dari pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1899 votes

JPT ini juga memiliki tugas pengiriman, penerimaan, bongkar muat, pengepakan, penandaan, pengukuran, penimbangan pengurusan, penyelesaian dokumen , termasuk penerbitan dokumen angkutan, pemesanan ruang angkut, kelembagaan asuransi pengiriman barang dan lainnya.

Baca Juga :  925 WBP Lapas Nunukan Diajukan Terima Remisi Hari Raya Idulfitri

“Ini sesuai dengan aturan menteri perhubungan nomor 59 tahun 2021,” kata Zainal, kepada benuanta.co.id, Kamis, 7 Maret 2024.

Pemilik barang tidak lagi repot menghubungi satu persatu, karena selama ini pemilik barang selalu menghubungi pemilik truk, dan sortir, pengirim. Dengan adanya JPT hal itu tidak lagi perlu dilakukan oleh pemilik barang tapi sudah menerima beres.

Baca Juga :  Dua Masjid Terbesar di Kaltara Dipadati Jemaah Salat Idulfitri, Ini Harapan Kepala Daerah 

“Dengan adanya JPT akan lebih tertata dengan baik, kita juga meminta mereka membuat sistem operasional sesuai dengan SOP yang nantinya melibatkan Pelindo,” jelasnya.

Ketua Asosiasi Logistik Dan Forwarder Indonesia (ALFI) Cabang Nunukan, Sumari menjelaskan akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Bea Cukai, Satlantas, KSOP, dan Pelindo, Perhubungan, Perdagangan dan lainnya.

“Jangan sampai JPT mengangkut barang yang dilarang, termasuk jika ada yang naik diatas truk saat beroperasi, itu akan kita tertibkan bersama dengan instansi terkait,” ujarnya.

Baca Juga :  Lapas Nunukan Gelar Apel Berantas Halinar dan Razia Kamar Warga Binaan

Hal itu dilakukan agar semuanya bisa berjalan dengan aman dan tertib, untuk meminimalisir angka kecelakaan pada saat bekerja di kawasan Pelabuhan Tunon Taka Taka Nunukan.

Sedangkan armada yang disiapkan mulai dari Pelindo sebanyak 10 truk, Tunon Taka 41 truk, logistik Borneo ada 6 truk, Acakan Timu 26 truk dan sejahtera ada 6 truk, sekitar 89 truk yang siap sedia.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *