Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan, Fokus Penanganan Layanan Dasar

TANJUNG SELOR – Kegiatan selayang pandang 3 tahun kepemimpinan Bupati Bulungan Syarwani.,S.Pd.,M.Si dan Wakil Bupati Ingkong Ala.,SE.,M.Si yang digelar di Ruang Tenguyun Kantor Bupati Bulungan, Senin (26/2/2024).

Memaparkan capaian kinerja selama 1.065 hari (3 tahun) hingga langkah strategis yang terus dilakukan demi mewujudkan visi misi Kabupaten Bulungan berdaulat pangan maju dan sejahtera.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1997 votes

Hadir dalam kegiatan tersebut, wakil bupati, sekda, kepala OPD, kepala desa, camat serta seluruh perangkat daerah, termasuk mitra strategis Kabupaten Bulungan dan juga Bupati Bulungan periode 2005 – 2015 Drs. H. Budiman Arifin, M.Si. Yang memberikan testimoni terkait keberhasilan pembangunan tiga tahun masa kepemimpinan Syarwani-Ingkong Ala.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bulungan, Syarwani.,S.Pd.,M.Si mengatakan masyarakat Bulungan tentu bisa melihat dan merasakan hingga memberi penilaian terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Bulungan saat ini.
“Sebagaimana saya sampaikan raport penilaian salama 3 tahun berada di tangan masyarakat Bulungan. Jika berbicara capaian terbesar tentu subjektivitas kita,”ungkapnya, Senin (26/2/24).

“Tentu masih banyak PR (pekerjaan rumah) besar untuk melaksanakan pembangunan serta mencapai visi misi Bulungan dengan 15 program prioritasnya. Dengan agenda yang terus kita laksanakan,”sambungnya.

Bupati menjelaskan, ketika berbicara tentang ketahanan pangan, satu desa satu produk, peningkatan hasil mutu pertanian. Hal tersebut merupakan program yang di terjemahkan dari visi misi Bulungan berdaulat pangan maju dan sejahtera.

“Saya bersama pak wakil, tidak akan memberikan komentar terkait capaian. Tentu raport hari ini (3 tahun kepemimpinan) kami serahkan pada masyarakat Bulungan. Yang berhak menilai bersama seluruh jajaran pemerintah daerah,”jelasnya.

Dirinya berharap, seluruh jajaran perangkat daerah serta masyarakat bersama-sama melangkah, bergandengan tangan dengan semangat Tenguyun. Bergotong royong bersinergi, dengan tagline Bulungan BISA (Berdaulat, Inklusif, Sinergi dan Adaptif).

“Kita ingin terus melangkah menciptakan kemajuan yang berdampak langsung bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan,” harapnya.

Tak lupa bupati mengucapkan terimakasih serta apresiasi pada seluruh kepala desa, kelurahan serta camat se-Kabupaten Bulungan.

“Tanpa adanya dukungan para kepala desa, kelurahan dan kecamatan se-Kabupaten Bulungan. Kita tidak bisa mencapai apa yang kita rasakan hari ini,” tuturnya.

Menurutnya, segala capaian pembangunan hingga prestasi yang berhasil ditorehkan selama ini. Merupakan kerja kolektif bukan hanya kerja bupati dan wakilnya saja.

“Capaian ini bukan kerja bupati dan wakilnya saja, merupakan kerja kolektif seluruh jajaran Pemda. Sampai jajaran perangkat 74 desa, 7 keluarahan dan 10 kecamatan,” terangnya.

Meski demikian, di usia 3 tahun kepemimpinannya masih ada Pekerjaan Rumah (PR) besar terutama berkaitan infrastruktur. Meski dengan keterbatasan yang ada, peningkatan infrastruktur terus dilakukan secara bertahap.

Salah satunya akses Jalan Salimbatu, 3 wilayah di Hulu Sungai Kayan, Pulau Bunyu dan seluruh wilayah di Bulungan. Termasuk pemenuhan kebutuhan layanan dasar, khusunya bidang kesehatan dan pendidikan yang terus dilakukan peningkatan.

“Kebutuhan layanan dasar bidang kesehatan, pendidikan termasuk infrastruktur benar-benar menjadi atensi dan perhatian pemerintah daerah. Sekalipun dengan anggaran terbatas, kita kerjakan sesuai kemampuan,” katanya.

Dalam upaya mendukung kegiatan investasi di Bulungan, pihaknya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah, termasuk kepala desa. Untuk ikut mengawal kegiatan investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita kawal kegiatan investasi di Bulungan saya yakin kehadiran investasi memberi dampak positif dalam percepatan pembangunan. Menciptakan peluang perputaran ekonomi di tengah masyarakat tanpa harus intervensi APBD,” jelasnya.

Pemenuhan kebutuhan dasar hingga infrastruktur merupakan gambaran besar yang harus dihadirkan di tengah masyarakat. Seperti yang disampaikan H. Budiman Arifin.
“Kita bukan melakukan hal baru tapi melanjutkan apa yang telah diletakan oleh pemimpin Bulungan sebelumnya. Kita lanjutkan, perbaiki dan sempurnakan. Sehingga keberlanjutan pembangunan dari pemerintahan satu ke yang lainya bener-benar berjalan baik,” terangnya.

Dirinya menambahkan, Pemda serta seluruh jajarannya, tidak akan melupakan sejarah dengan apa yang diletakan oleh para pemimpin Bulungan sebelumnya.

“Kita melanjutkan pembangunan yang telah diletakan oleh pemimpin Bulungan sebelumnya. Namun kita perbaiki, sempurnakan mengikuti dinamika masyarakat saat ini,” pungkasnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *