Penggunaan Aplikasi Sirekap di Berau Terkendala Jaringan

benuanta.co.id, BERAU – Perhitungan suara menggunakan aplikasi Sirekap tidak berjalan akurat, pasalnya di Kabupaten Berau khususnya pada wilayah perkampungan masih terdapat daerah yang mengalami blank spot.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Budi Harianto mengatakan pihaknya sampai saat ini belum melakukan perekapan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1942 votes

“Karena yang berada di lapangan baru selesai melakukan perekapan menjelang pagi hari,” ucapnya Jumat (16/2/2024).

Baca Juga :  Digadang Maju Calon Wabup, Fitrial Noor Sebut Masih Tim Sri Juniarsih

Tak hanya itu, para petugas yang dapat mandat menjalankan aplikasi Sirekap pun bahkan baru selesai subuh.

“Banyak yang selesainya subuh dan ada beberapa kecamatan yang belum selesai rekap, jadi kita belum bisa melihat hasil,” ujarnya.

Kemudian, dirinya menegaskan hasil perhitungan suara nanti akan dilakukan pengumpulan data sementara menggunakan aplikasi Sirekap.

“Banyak kendala yang dialami dalam lapangan terkait jaringan, khususnya di wilayah perkampungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Marhana Bagikan Voucher BBM 3 Liter untuk Driver Ojek Online

Sehingga dirinya menjelaskan banyak petugas yang tidak bisa mengirimkan data apa lagi keseluruhan TPS kini sudah berjalan 95 persen.

“Kalau keseluruhan TPS sudah berjalan 95 persen sudah melalui perekapan bahkan teman yang sampai pagi ini belum bisa dimintai data karna kondisi mereka dilapangan dan juga ada beberapa teman-teman yang pingsan. Jadi kita membiarkan mereka istirahat dulu nanti pasti kita rekapnya tunggu di kecamatan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya menjelaskan untuk di tingkat presiden belum bisa melihat siapa yang lebih unggul. “Kemudian dari lima jenis pemilahan sampai saat ini kami belum melakukan perekapan. Nanti KPU bisa melihat hasil rekap di tingkat PPK, dan kemungkinan akan dimulai besok,” jelasnya.

Baca Juga :  Pasca Lebaran Volume Sampah Meningkat 10 Persen

Kendati demikian untuk hasil rekap di tingkat kecamatan diperkirakan selesai pada 16 Februari ini.

“Cuman bervariasi mungkin ada yang selesai 3 hari dan ada yang 5 hari tergantung jumlah banyaknya TPS,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *