Pemkab Berau Kejar Target 30 Persen RTH Dalam Perkotaan

benuanta.co.id, BERAU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau menargetkan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 30 persen dari luas perkotaan.

Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pertamanan dan Pemakanan DLHK Berau, Ramadiansyah juga mengatakan hal itu untuk mengejar penghargaan Adipura yang lepas sejak 2019 lalu.

“Pasalnya, saat ini luas RTH di Bumi Batiwakkal belum mencapai 30 persen. Dan saat ini mungkin masih sekitar 20 persen saja luas RTH di Berau. Kita lepas Adipura juga karena luas RTH kita berkurang,” ujarnya Rabu (14/2/2024).

Disebutkannya luas daerah perkotaan di Kabupaten Berau kini sekitar 11 ribu hektare (Ha). Sehingga target RTH yang akan dibangun sekitar 3 ribu Ha. Adapun yang termasuk RTH yang ada di perkotaan yakni, Taman Sanggam, Taman Cendana, RTH Korpri I dan II, RTH Jalan Maritam, RTH Jalan Perjuangan dan beberapa titik RTH lainnya.

Baca Juga :  Sultan Gunung Tabur Adji Bachrul Hadie Tutup Usia

“Daerah Tanjung Redeb ini cuma titik-titik tertentu saja dan luasannya jika digabung tidak terlalu luas. Median di perkotaan ini berkurang karena dipakai untuk jalan,” tambahnya kepada benuanta.co.id

Selain itu, pihaknya saat ini mau mengejar kekurangan RTH tersebut melalui hutan kota di Kecamatan Teluk Bayur.

“Di mana hutan kota saat ini masuk ke dalam wilayah konsesi dari salah satu perusahaan tambang yang ada di Berau,” bebernya.

Menurutnya, perlu adanya tukar guling untuk menggantikan hutan kota yang saat ini sedang dipakai.

“Kalau mau mengejar RTH ini ya melalui hutan kota. Karena di Tanjung hanya sedikit saja jumlahnya,” ujarnya.

Kemudian tahun ini pihaknya juga telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 400 juta untuk pemeliharaan seluruh RTH di Kabupaten Berau.

Baca Juga :  2.030 Warga Sambaliung Proses Terima Sertipikat Tanah Program PTSL

“Pemeliharaan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap RTH yang ada. Seperti, kelengkapan fasilitas kursi di Taman Sanggam. Yang juga menjadi usulan dari pengunjung yang sering datang ke taman,” imbuhnya.

Apalagi untuk mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA) Taman Sanggam juga sudah dilengkapi dengan zonasi permainan anak, termasuk khusus untuk disabilitas.

“Kalau pemeliharaan tergantung kebutuhan, kami usahakan Rp 400 juta itu dimaksimalkan untuk RTH,” bebernya.

Meskipun saat ini empat RTH yang baru dibangun tahun lalu belum dilakukan penyerahan secara resmi ke DLHK.

Setelah diserahkan tentunya pengelolaan akan dilakukan oleh UPT Pertamanan dan Pemakanan DLHK Berau.

“Saat ini memang belum penyerahan ke kami. Kalau sudah diserahkan pasti kami akan menempatkan petugas jaga di masing-masing titik. Termasuk petugas kebersihan,” jelasnya.

Baca Juga :  Begini Penjelasan Wamen Ketenagakerjaan soal Peraturan Baru Presiden Tentang Tapera

Selain itu juga akan dilengkapi dengan fasilitas lain yang dibutuhkan di RTH seperti diketahui, tahun lalu DLHK Berau membangun empat RTH yang berada di Jalan Maritam, Jalan Perjuangan serta Korpri I dan II.

“Di mana sumber anggaran tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR) sebesar Rp 17 miliar. Tahun lalu kami membangun empat RTH dari DBHDR yang dikelola DLHK Berau,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2963 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *