Gubernur Zainal Tuntaskan Kesulitan Warga Selumit Pantai

benuanta.co.id, TARAKAN – Mendengarkan aspirasi warga Selumit Pantai dengan tidak berfungsi penerangan jalan dan kesiapsiagaan bencana, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. (H.C). H. Zainal A. Paliwang SH.,M.Hum langsung ambil langkah cepat.

Hal tersebut dilakukan Gubernur Kaltara Zainal Paliwang sesaat setelah memberikan bantuan beras di Kelurahan Selumit Pantai. Ia langsung duduk bersama warga untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat khususnya di daerah Selumit Pantai.

“Setelah pembagian beras itu beberapa puluh RT kumpul dan minta untuk diskusi sama saya dan para ketua RT setempat,” ujar Gubernur Kaltara Zainal, Kamis (8/2/2024).

Baca Juga :  Disdukcapil Kaltara Sosialisasikan Identitas Kependudukan Digital 

Hasil diskusi yang dilakukan, para ketua RT Selumit Pantai menyampaikan penerangan jalan yang ada di daerah tersebut semuanya sudah tidak berfungsi. Dari 29 RT yang ada di kelurahan tersebut, terdapat kurang lebih 100 penerangan jalan yang tidak berfungsi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Zainal langsung memanggil pihak Direksi PT PLN Tarakan untuk langsung bekerja sama mengganti penerangan jalan yang rusak/bohlam mati.

Baca Juga :  Ratusan Pekerja Pelaut Ikuti Diklat BST-KLM dan SKK 60 Mil

“Kontraktor PLN lah yang akan mengganti bohlam yang mati. Nanti tinggal dihitung berapa biaya per titik,” ungkapnya.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Orang nomor satu di Provinsi Kaltara tersebut langsung gerak cepat dengan mengeluarkan dana pribadinya untuk membelikan bohlam lampu jenis LED merek Phillips dengan kualitas terbaik.

Tak hanya aspirasi terkait perbaikan penerangan jalan saja, ia juga mendapatkan aspirasi lainnya yaitu terkait kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran. Ia pun langsung membicarakan hal tersebut kepada kepala BNPB untuk bantuan alat yang bisa dimanfaatkan ketika ada bencana.

Baca Juga :  APBDes Final Syarat Penyaluran Dana Desa

“Mudahan kita dibantu dengan alkon yang bisa dimanfaatkan mana kala terjadi banjir untuk kebersihan tempat-tempat setelah banjir dan bisa untuk alat pemadaman ketika terjadi kebakaran,” tutupnya.(*)

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *