Gunakan Metode Baru, Wilayah Indeks Harga Konsumen di Kaltara Bertambah

benuanta.co.id, Bulungan – Jika tahun sebelumnya Kota Tarakan dan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan yang dijadikan pencacahan dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) penentuan daerah itu terjadi inflasi atau deflasi. Maka di tahun 2024 ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah menambah satu wilayah cacahan, yakni Kabupaten Nunukan.

Kepala BPS Provinsi Kaltara, Mas’ud Rifai mengatakan di tahun 2024 yang dimulai pada Januari ada penyempurnaan metodologi.

Baca Juga :  Beras Mahal, DKUMP Tarakan Sebut Imbas Harga Gabah Naik 

“Ada penyempurnaan metodologi terkait perhitungan inflasi yakni lebih ke penyempurnaan cakupannya,” ungkap Mas’ud Rifai kepada benuanta.co.id pada Kamis, 1 Februari 2024.

Sehingga, di tahun ini inflasi di Provinsi Kaltara dihitung pengukurannya dari 3 daerah yaitu Tarakan, Bulungan dan Nunukan. Selain cakupan, Mas’ud Rifai menjelaskan jika BPS Kaltara melakukan updating terhadap komoditasnya.

“Untuk komoditasnya ada sedikit perubahan, contoh sebelumnya angkutan udara itu masuk ke 4 besar. Sekarang andil untuk angkutan udara itu sekitar peringkat 17-an,” paparnya.

Baca Juga :  Telkomsel Bersama Singtel Hadirkan Orchestration Platform 5G dan Edge Cloud Computing Pertama di Indonesia

Kata dia, hal ini sebagai bentuk update yang dilaksanakan BPS terhadap pola konsumsi masyarakat. Walaupun model pengukuran sama saja dengan yang lalu yang berbeda itu dari sisi wilayahnya bertambah.

“Sebenarnya inflasi itu dipengaruhi oleh musimnya, kemungkinan besar dimulai bulan depan atau 2 bulan jelang ramadan dari sisi harga meningkat lagi,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, Rp 20 Juta per Unit

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *