6.300 Pelanggan PDAM Berau Ingin Jaringan Sambungan Rumah Baru

benuanta.co.id, BERAU – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Batiwakkal telah mendata ada 6.300 pelanggan PDAM sudah daftar Calon Penerima Manfaat (CPM) jaringan Sambungan Rumah (SR) gratis.

Hal itu diungkapkan Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau Saipul Rahman bahwa sebelum tanggal 31 Januari mendatang

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

Bakal ada tahap verifikasi serta seleksi dari program Kementrian PUPR DI terhadap usulan penambahan SR baru tersebut.

Baca Juga :  Digadang Maju Calon Wabup, Fitrial Noor Sebut Masih Tim Sri Juniarsih

“Saya ingat berdasarkan data sementara kemarin yang datang mendaftar ke Kantor PDAM sudah 6.300 SR,” ungkapnya Rabu (24/1/2024).

Saipul juga menjelaskan alur proses pendaftaran SR baru sudah berlangsung sejak tanggal 15-21 Januari lalu tersedia dalam layanan online dan tatap muka.

“Kemarin kan sebagian masyarakat ada yang daftar lewat online, sebagian ada daftar lewat RT-nya masing-masing,” ucapnya.

Adapun permintaan SR baru dari program Inpres Tahun 2024 tersebut paling banyak dari Kelurahan Tanjung Redeb.

Baca Juga :  Remisi Lebaran, Rutan Berau Bentuk Tim Penguatan

“Ya kita bersyukur permintaan SR banyak dari Tanjung Redeb karena biayanya hanya Rp 5 juta per SR. Jadi kalau pipa PDAM-nya belum ada, sedikit sulit kita akan membangun pipa-nya. Tapi kalau pipa-nya sudah ada itu bisa menjadi saving kita untuk memasangkan jatah pipa PDAM itu di luar yang tidak ada pipa-nya sekarang,” tuturnya.

Sebab sebagai informasi, sambung dia sekarang ini satu pipa SR PDAM memiliki panjang 15 meter.

“Jadi satu SR itu perkiraan 15 meter, jatah pipa-nya, kalau ada dua SR berarti 30 meter, kalau ada 10 SR, berarti ada 150 meter dan kalau rumahnya jauh dan ada 10 Rumah daerah tersebut dan jarak-nya 150 meter bisa di pasang,” bebernya.

Baca Juga :  Marhana Bagikan Voucher BBM 3 Liter untuk Driver Ojek Online

Selain itu, pihaknya mengatakan selama pekerjaan SR baru di Tanjung Redeb bakal dilakukan oleh tim Kementrian PUPR.

“Kita (PDAM) hanya mengawasi saja dan membantu menunjukkan dimana lokasi pelanggan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *