Polisi Dalami Tewasnya Korban Tersengat Listrik di Juata Permai

benuanta.co.id, TARAKAN – Kepolisian mendalami meninggalnya Bakrie, yang diduga tersengat listrik pada 14 Januari 2024. Korban diduga berada di lantai atas sebuah bangunan ruko yang terletak di Jalan P Aji Iskandar RT 19 Kelurahan Juata Permai.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui Kapolsek Tarakan Utara, IPTU Triyono mengungkapkan saat itu korban bersama keluarganya dari Kelurahan Kampung Empat menuju ke proyek bangunan ruko di Juata Permai sekira pukul 09.00 WITA. Sesampainya di lokasi, korban dan keluarganya sempat makan siang bersama di depan bangunan ruko tersebut.

Baca Juga :  Berjalan Kondusif, 40 Polisi Kawal PSU di TPS 57 Tarakan

Setelahnya, korban tak terlihat lagi, sehingga ipar korban mencari dan meminta para pekerja lain untuk membantu mencari keberadaan korban. Diketahui, korban mengalami gangguan bicara atau tuna wicara.

“Korban ini bukan pekerja di ruko bangunan itu. Korban adalah adik ipar pemilik bangunan ruko tersebut,” kata Kapolsek, Senin (15/1/2024).

Ia melanjutkan, sekira pukul 16.30 WITA, terdapat pekerja proyek yang mengecek lantai atas bangunan ruko dan menemukan korban tergeletak dengan kondisi memprihatinkan.

Baca Juga :  Pleno Rekapitulasi Ditunda, KPU Tarakan Tunggu Instruksi KPU RI

“Kondisi korban kepalanya berdarah, jadi pekerja itu berteriak memanggil menyebut nama iparnya, setelah mengar teriakan iparnya menuju lantai atas itu dan melihat kondisi korban wajahnya sudah gosong,” bebernya.

Warga sekitar meyakini bahwa korban sudah meninggal dunia, lantaran tak ada yang mengetahui pastinya waktu kejadian.

“Personel Polsek Tarakan Utara tiba di TKP dan langsung melakukan pengecekan lalu langsung dievakuasi ke rumah sakit,” lanjutnya.

Baca Juga :  Simulasi Kecelakaan Pesawat, Basarnas RI Tegaskan Personel Siaga 24 Jam

Saat berada di TKP, dijelaskan Triyono telah memeriksa beberapa saksi. Berdasarkan pemeriksaan saksi, pengamatan di TKP dan melihat kondisi korban bahwa kematian korban diduga disebabkan tersengat listrik dari kabel induk PLN yang melintang di atas bangunan ruko.

“Tapi kita masih mau memastikan dengan hasil visum nantinya. Kalau di atas lantai 2 itu sangat pendek dengan kabel listrik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *