Mahfud Soal Arah Gerakan: Kami Pilih Jalan Perbaikan

Jakarta -Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menegaskan bahwa jalan perbaikan merupakan arah gerakan politik yang dia pilih, yakni tidak hanya semata-mata melakukan perubahan, tetapi juga tidak melanjutkan belaka.

“Kami tidak secara kategoris mengatakan, wah, kita harus melakukan perubahan. Tidak; yang diubah apa? Kan masih perlu dilanjutkan. Kita harus lanjutnya. Ya, tidak juga, kan sudah ada yang selesai, ngapain dilanjutkan? Ada yang tidak benar, diperbaiki; sehingga kami memilih jalan perbaikan. Melanjutkan dan memperbaiki,” kata Mahfud dalam pertemuan dengan “Sahabat Muda Mahfud” di Jakarta, Kamis.

Dia mengingatkan bahwa perubahan secara tiba-tiba tidak mungkin dilakukan karena pemerintahan Indonesia telah berkelanjutan sejak merdeka di tahun 1945 hingga saat ini. Oleh sebab itu, harus dilanjutkan, katanya.

Baca Juga :  Kemenkes: 108 Petugas Pemilu Meninggal per 22 Februari

Akan tetapi, kata Mahfud, melanjutkan pembangunan secara serta merta juga tidak mungkin dilakukan, karena hidup memerlukan perubahan ke arah lebih baik melalui serangkaian evaluasi.

Dia pun mengutip perkataan filsuf Herakleitos yang menyebutkan bahwa hidup harus mengalir.

“Kalau mengalir itu berarti tidak ada yang berubah tiba-tiba dan tidak ada yang hilang. Ini mengalir terus. Di setiap aliran itu ada buih. Buih-buihnya itu yang kita buang. Saluran ke depan kita buka dengan air bersih,” jelas Mahfud.

Baca Juga :  TKN Harap Lebih Banyak Perwakilan Anak Muda di Pemerintahan

Menurut dia, ada banyak perbaikan yang harus dilakukan bangsa Indonesia, mulai dari akhlak hingga penegakan hukum.

Mahfud mengatakan saat ini kebijakan di berbagai sektor sudah baik, tetapi perlu diperbaiki agar semakin baik.

Mengutip pada hasil jajak pendapat Litbang Kompas, yang menyebutkan bahwa angka kepuasan masyarakat pada Pemerintah di bidang politik dan keamanan mencapai 79 persen, Mahfud mengatakan pencapaian tersebut sudah menunjukkan arah yang baik tetapi tetap perlu dilakukan perbaikan.

“Khusus bidang polhukam, tingkat kepuasannya 79. Bagus kan? Bagus. Ini terbagus selama pemerintahan. Nanti, kami perbaiki lagi, apa yang kemarin ada kendala, ya, kami buka sehingga menjadi lebih bagus lagi,” ujar Mahfud.

Baca Juga :  AHY Mengaku Belum Diajak Bicara Soal Kabinet Prabowo-Gibran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, masa kampanye pemilu berlangsung mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *