Citilink ATR Diupayakan Bisa Landing di Pulau Maratua

benuanta.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mengupayakan mendatangkan pesawat jenis ATR di Bandar Udara (Bandara) Maratua sebagai upaya menunjang wisatawan.

Hal itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih dan tengah berupaya dilakukan untuk mengantisipasi ketika terjadi gelombang tinggi, dan memudahkan wisatawan untuk datang ke Maratua.

“Saat ini hanya pesawat Susi Air yang melayani penerbangan dari Bandara Kalimarau menuju Maratua. Jumlahnya yang terbatas tentu menjadi kendala bagi wisatawan untuk berkunjung ke Maratua,” ungkapnya.

Dirinya menyebut pilihan satu-satunya yakni dengan memfasilitasi pesawat ATR bisa mendarat ke Maratua.

“Tidak hanya dari bandara Kalimarau saja, tapi rute dari Samarinda juga bisa langsung terbang ke Maratua,” ucapnya.

Baca Juga :  77 Kampung di Berau Diberikan Dana Karbon

Dijelaskannya ada perencanaan mendatangkan pesawat Citilink dengan jenis ATR tengah diupayakan bisa mendarat di Pulau Maratua.

“Kami sedang berupaya untuk merealisasikan itu. Jenis pesawatnya adalah Citilink anak perusahan Garuda Indonesia. Ketika, gelombang tinggi pengunjung bisa ke Maratua melewati jalur Udara,” ujarnya.

Namun kata dia, untuk merealisasikan Citilink mendarat ke bandara Maratua memang membutuhkan waktu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Bandara Kalimarau, dan Kejari Berau selaku pendamping, bahwa pesawat tersebut bisa landing ke Maratua,” bebernya.

Kendati demikian pihaknya menegaskan penerapan inovasi baru untuk mendatangkan wisatawan ke Pulau Maratua terus dilakukan Pemkab Berau.

Baca Juga :  Anggota DPRD Berau dan Ormas Galak Suarakan Tenaga Kerja Lokal

“Yang jelas ini akan jadi prioritas untuk pengembangan wisata dan memudahkan wisatawan domestik atau mancanegara yang ingin ke Maratua,” tuturnya.

Sri Juniarsih juga menegaskan, rencana tersebut bukan berarti untuk mematikan usaha travel atau speedboat masyarakat Maratua dan sekitarnya.

“Wacana tersebut murni untuk mendukung sarana transportasi wisatawan ke Maratua, terutama ketika gelombang tinggi, serta mempersingkat jarak tempuh,” tuturnya.

Bahkan tidak ada niat untuk menutup pintu ekonomi usaha travel speedboat setempat yang selama ini melayani wisatawan.

“Ini bukan untuk membunuh usaha travel masyarakat. Tidak seperti itu, speedboat masyarakat tetap akan diberdayakan. Terutama ketika ada explore wisata ke spot-spot wisata lainnya di Maratua ataupun Kepulauan Derawan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mess PT TBPP Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Dengan kunjungan yang kian meningkat, kata Sri Juniarsih Mas tentu akan memberikan manfaat yang luar biasa masyarakat Maratua.

“Terutama, pada peningkatan UMKM hingga keterisian penginapan, perhotelan dan resort yang ada di sana. Untuk itu, sarana dan prasarana terus kami tingkatkan. Supaya memicu kunjungan wisatawan berkunjung ke Maratua,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2963 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *