Personel Damkar 30 Persen Terverifikasi Level Satu

benuanta.co.id, BERAU – Selain kekurangan personel, ternyata jumlah tim pemadam kebakaran yang terverifikasi level satu di Kabupaten Berau baru 30 persen dari 30 personel yang ada.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Novian Hidayat, baru 30 persen yang terverifikasi setelah mengikuti pelatihan pemadam kebakaran level satu.

“Kendala kami sampai sekarang, open rekrutmen untuk PNS kami sangat minim untuk tenaga pemadam kebakaran,” ungkapnya, Senin (25/9/2023).

Baca Juga :  Berantem Sama Pacar Usai Pesta Miras, Cewek Cantik Ini Nyemplung ke Sungai

Lebih lanjut, kata dia jumlah personel yang ada saat ini jika dibandingkan dengan jumlah jiwa masyarakat Berau tidaklah sebanding atau sangat kurang.

“Di sisi lain, keberadaan unit damkar juga disebutnya harus berdiri sendiri atau tidak tergabung dengan BPBD,” ujarnya.

Pasalnya, jika hal itu merujuk instruksi Peraturan Menteri Dalam Negri (Permendagri) Nomor 16 tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten Kota.

Baca Juga :  Gedung Ambruk, UPT Puskesmas Gunung Tabur akan Dilakukan Tindakan Darurat

“Namun, sebelum berdiri sendiri sebagai badan atau instansi, kami menilai persoalan yang terjadi sekarang mengenai kurangnya tenaga ASN di Berau yang seharusnya menduduki jabatan eselon di perencanaan Dinas Damkar,” ucapnya.

Tak hanya itu, persoalan dana damkar masih terbilang cukup untuk kegiatan operasional dan pengadaan.

“Untuk dana Damkar itu sendiri masih terbilang cukup, dalam artian di mana untuk kegiatan operasional, pengadaan sarana prasarana, dan pengadaan APD sudah memenuhi standarisasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Sampah di Derawan Makin Banyak dan Minim Tempat Pembuangan Sementara

Kendati demikian, pihaknya menjelaskan bahwa sertifikasi damkar level satu yaitu baru mencapai 30 persen.

“Kemudian juga yang terpenting adalah sertifikasi damkar yang baru 30 persen terverifikasi damkar level satu,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *