Kawal Hak Pilih, Panwaslu Nunukan Sambangi Sejumlah Pasar

benuanta.co.id, NUNUKAN – Mengawal hak pilih masyarakat, jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan datangi sejumlah pusat keramaian di Kabupaten Nunukan.

Komisioner Panwaslu Nunukan, Angga Irawan mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya mengawal hak pilih masyarakat yang berpotensi belum terakomodir sebagai peserta pemilih pada Pemilu 2024 mendatang.

“Jadi kita Panwaslu Kecamatan Nunukan berupaya memaksimalkan hak pilih warga Kecamatan Nunukan yang belum terdaftar dengan skema door to door di sejumlah pusat keramaian,” kata Angga kepada benuanta.co.id, Rabu (21/6/2023).

Berbagai upaya dilakukan oleh Bawaslu untuk menciptakan Pemilu yang bersih, adil, jujur dan bermartabat dengan melakukan gerakan kawal hak pilih.

Baca Juga :  KPU Berau Lantik Anggota PPS, PPK Belum Punya Sekretariat

Hal ini mengingat Pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP) tingkat kabupaten akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan pada (21/6/2023).

“Ini yang kita sampaikan ke masyarakat yang belum terdaftar dan warga yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih, seperti warga yang telah meninggal dunia yang disertai dokumen pendukung dan warga yang telah menjadi anggota Polri maupun TNI namun terdaftar di daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir (DPSHP akhir),” ungkapnya.

Baca Juga :  Instruksi Gerindra Pusat Prioritaskan Ibnu Saud dan Zainal Arifin Paliwang Maju Pilgub dan Pilwali  

Angga mengatakan, adapun operasi dengan skema door to door seperti tempat keramaian yang disambangi di antaranya Pasar Porsas, Pasar Rakyat, Pasar Jamaker, Pasar Indhutani dan pusat Alun-alun Nunukan.

Dikatakannya, dari total temuan sejak April hingga saat ini, Panwaslu Nunukan telah mencatat 107 temuan dengan rincian 51 warga belum terdaftar sebagai pemilih dan 56 telah meninggal dunia yang dibuktikan dengan akta kematian.

“Hasil temuan yang itu akan kita serahkan kepada panitia pemilihan kecamatan yang diteruskan kepada KPU Nunukan sebagai bahan perbaikan data pemilih,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelantikan Panwascam di Nunukan Diwarnai Pakaian Adat

Disampaikannya, untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas pada hari pencoblosan nanti, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berinisiatif segera mendaftarkan diri jika belum masuk dalam daftar pemilih pada pemilu 2024 mendatang.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2902 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *