Bupati Laura Resmikan Rumah Singgah di Malinau

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang Kabupaten Nunukan  membangun Rumah Singgah di Desa Respen Tubu, Kabupaten Malinau.

Gimson, warga Desa Payang mengatakan, didirikannya rumah singgah ini bermula dengan jarak tempuh dari Kecamatan Sembakung ke Kabupaten Nunukan yang sangat jauh.

“Jarak tempuh perjalanan dari Kecamatan Sembakung ke Malinau lebih dekat dibanding ke Nunukan dengan kondisi orang tua yang lagi sakit. Setiba di Malinau sambil mengurus administrasi juga mencari tempat tinggal atau rumah kost dengan harga yang bervariasi.  Jadi saya bersama tokoh adat yang datang berkunjung saat itu menginisiasi untuk membangun rumah singgah,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenko Polhukam Fokus Penyelesaian Garis Batas Wilayah Indonesia-Malaysia di Sebatik

Setelah ada masukan, dia tidak menunggu cukup lama dia langsuung berkomunikasi dengan forum K3LDP, dan mendapat respon positif dengan iuran bersama setiap bulannya dan menjadi dasar pembangunan rumah singgah secara swadaya dan bantuan dari perusahaan.

“Kami juga membuat proposal ke Pemerintah Daerah Nunukan, karena kami coba dulu, mengukur kemampuan kami, forum kecil ini dulu, kalau berhasil rencana kedepan pasti berhasil, intinya kita baru saling membantu,” ujarnya.

Bangunan rumah singgah ini berukuran 13×20 meter dengan bangunan 2 lantai dan mempunyai delapan kamar 8. Empat di lantai dasar dan 4 kamar di lantai 2, dengan masing-masing mempunyai dapur dan toilet.

Baca Juga :  Masih Ada Wilayah Blank Spot di Sebakis, Warganya Sulit Akses Internet

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengapresiasi  dengan dibangunnya rumah singgah yang berada di Desa Respen Tubu Kabupaten Malinau, merupakan hasil swadaya Forum K3LDP yang sangat membantu masyarakat Nunukan yang membutuhkan tempat singgah di Kabupaten Malinau.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, bahwa ada karyawan yang bekerja di prusahaan mau membangun rumah singgah dalam rangka melayani masyarakat kita. Dan ini bisa menjadi motivasi masyarakat lainnya, karena pembangunan tidak serta merta dari pemerintah saja, masyarakat juga bisa yang penting bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat kita”, kata Laura, Jumat, 16 Juni 2023.

Baca Juga :  Terindikasi CPMI Ilegal, 7 Pria Asal Sulsel Gagal Berangkat ke Malaysia

Lanjut dia, dengan keberadaan rumah singgah tentunya sangat banyak membantu masyarakat Nunukan khususnya yang tidak mempunyai sanak keluarga di Malinau dan harus tinggal beberapa hari dikarenakan membawa keluarga yang sakit, atau sedang menempuh sekolah di Malinau.

“Kita dari pemerintah terimakasih kepada forum K3LDP yang sudah mau membangun rumah singgah ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2831 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *