Gubernur Zainal Luncurkan Aplikasi Inovasi Buatan 3 Pejabatnya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang secara simbolis melakukan peluncuran 3 proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat II angkatan II tahun 2023, proyek inovasi itu untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.

Proyek aplikasi inovasi tersebut dihasilkan oleh 3 orang jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama yang menjalani pendidikan dan pelatihan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1915 votes

“Ini merupakan terobosan perubahan yang dihasilkan oleh setiap peserta dari pelatihan kepemimpinan di LAN yang akan digunakan pada lingkungan kerjanya,” ucap Gubernur Zainal kepada benuanta.co.id, Senin, 12 Juni 2023.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Kembali Berangkatkan Umroh 50 Imam Masjid di Tarakan 

Aplikasi yang pertama bernama Sinergi Pembangunan Kalimantan Utara dengan Transparansi Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Sibangku Tarawangan) dibuat oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kaltara, Bustan.

Kedua bernama Sistem Analisis Penilaian Pelaksanaan Anggaran Perangkat Daerah Berintegritas (Sappa-Peradi) yang dibuat oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kaltara, Denny Harianto.

Baca Juga :  Lanjutkan Pembangunan Motivasi Terbesar Gubernur Zainal Kembali ke Pilgub 

Lalu ketiga berupa aplikasi bernama Sinergi Strategis Peningkatan Prestasi Olahraga Daerah (Siragamuda) yang dibuat oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kaltara, Obed Daniel Lumban Tobing.

“Dengan adanya inovasi ini, Pemprov Kaltara dapat mendapatkan solusi atas berbagai permasalahan yang ada serta memberdayakan potensi yang kita miliki yang tidak kalah dengan SDM daerah lain,” paparnya.

Baca Juga :  Selama Febuari Jumlah Penumpang Angkutan Laut Capai 11.765 Orang

Dia mengatakan inovasi yang dibuat oleh ketiga JPT Pratama ini tidak hanya diciptakan saat mengikuti pelatihan saja, namun harus terus dikembangkan dan disempurnakan untuk kepentingan masyarakat Kaltara.

“Ini untuk menjawab setiap persoalan yang menjadi kendala dan risiko penghambat pembangunan daerah,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *