Warga Kampung Enam Keluhkan Odol

benuanta.co.id, Tarakan – Masyarakat Kelurahan Kampung Enam mengeluhkan sejumlah kondisi kamtibmas kepada Polres Tarakan. Kondisi kamtib yang dikeluhkan cukup beragam di antaranya meminta lingkungan yang aman dari tindak pidana kejahatan juga menyoal truk over load dimension (odol) yang kerap kali melintas di wilayah tersebut.

Lurah Kampung Enam, Deden Halidin mengharapkan adanya pemeriksaan gabungan dari truk-truk besar pengangkut rumput laut.

“Ini melibatkan banyak instansi. Kalau ini tidak diberikan penegakan hukum secara kesinambungan dianggap tidak masalah. Ya kami berharap bisa ada pemeriksaan untuk odol tadi,” ucapnya, Jumat (19/5/2023).

Menurutnya, truk yang melintas di wilayah Kampung Enam ini berlangsung hampir setiap hari. Jika melihat kejadian beberapa waktu lalu, terdapat laka truk saat menuruni Gunung Amal.

Baca Juga :  Ombudsman Temukan Masalah pada Penanganan Sunting di Pantai Amal

“Ya meski tidak ada korban jiwa namun kita lihat kendaraan yang bawa rumput laut ini kan secara teknis bisa saja rem nya bermasalah. Ini bahaya. Makanya kami usulkan untuk pemeriksaan meski tidak secara rutin,” tambah dia.

Menyikapi keluhan tersebut, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui Waka Polres Tarakan, Kompol Muhammad Musni menerangkan pihaknya telah menindaklanjuti permasalahan yang dikeluhkan saat ini. Khususnya untuk menjaga situasi kamtib, patroli selalu digelar. Namun, kendalanya selalu ada drama kucing-kucingan antara petugas dengan beberapa oknum pemuda yang mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Baca Juga :  Terbagi Dua Kloter, 153 CJH Tarakan Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Kita juga butuh keaktifan masyarakat juga. Yang mau menegur anak-anak kita yang nongkrong di luar jamnya. Patroli kita tetap. Sudah kita bagi-bagi juga,” terangnya.

Atas permasalahan ini, Waka Polres menyarankan agar masyarakat juga selalu mengadukan hal serupa ke nomor pengaduan Kapolres Tarakan.

“Agar kita fokus. Karena kalau kita patroli secara umum kan itu kita muter. Kalau ada informasi melalui wa kan bisa kita fokus,” tambah dia.

Menyoal Odol sendiri, perwira melati satu itu mengungkapkan akan melakukan pemantauan melalui Satuan Polisi Lalu Lintas. Jika dalam operasinya, truk tersebut melanggar aturan lalu lintas pihaknya akan langsung menindak tegas. Penindakan ini ditegaskannya guna memberikan efek jera terhadap sopir maupun pemilik usaha sendiri.

Baca Juga :  Soal Tuntutan TKBM, KSOP Tarakan Setujui dan Pastikan Cari Solusinya

“Sampai katanya ada yang R blong. Terus bak truknya itu di modif. Lebih muatan juga. Kita akan himbau juga pengusaha rumput laut. Kita persuasif dulu nanti kalau tidak jera baru kita tilang,” tandasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2857 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *