Air PDAM Tirta Taka Tidak Mengalir, Omzet Penjual Air Bersih Meningkat 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tidak Mengalirnya air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taka Nunukan menjadi berkah sendiri bagi penjual air bersih. Karena masyarakat memilih alternatif membeli air profil untuk kebutuhan.

PDAM Tirta Taka Nunukan hanya mengandalkan curah hujan untuk memasok air baku di embung bolong.

Darwin, pengusaha air tangki di Nunukan mengatakan, saat ini banyak penjual air dadakan di Nunukan, hal itu terjadi lantaran air PDAM Nunukan tidak lagi mengalir karena menipisnya air embung bolong.

Baca Juga :  Telkomsel Raih Dua Penghargaan Internasional dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2024

“Untuk sumber air yang dijual seperti pada umumnya hanya bisa digunakan untuk mandi, cuci itu layak, tapi untuk minum kurang begitu menjamin,” kata Darwin kepada benuanta.co.id, Senin (1/5/2023).

Saat ini pemesanan air profil sangat banyak sehingga pihaknya juga kewalahan untuk melayani pesanan, sedangkan rata-rata profil yang digunakan dari 1100 liter hingga 1200.

Sedangkan untuk harga sesuai dengan jarak tempuh rumah pelanggan mulai dari harga Rp. 80 ribu, Rp. 100, 110 hingga Rp 150 ribu

Baca Juga :  PT MIP Gelar Off The Job Safety di Tarakan

“Itu tergantung jarak, dan berapa jauh rumah konsumen dari kendaraan yang diparkir,” jelasnya.

Kata Darwin dia juga memiliki pelanggan dadakan yang mencapai 15 orang hingga 20 orang, kadang tidak terlayani semua, karena tempat yang mengambil air juga kering, ini juga menjadi persoalan, mau jual banyak sumber airnya yang menjadi masalah.

Sedangkan jika hari biasa atau normal hanya yang mesan 3 orang dalam sehari. Omzet yang dia dapat saat itu juga kecil hanya Rp. 300 ribu.

Baca Juga :  Konstruksi, Perdagangan dan Industri Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

“Karena banyak permintaan, omzet saat ini juga meningkat dalam sehari saya mendapat Rp. 1. 500 hingga Rp. 2 juta,” tutupnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1906 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *