Tersesat Empat Hari di Hutan Gunung Selatan, Akhirnya Ramli Ditemukan di Warung Sembako

benuanta.co.id, TARAKAN – Satu warga Jalan Mulawarman yang sebelumnya sempat dikabarkan tersesat selama empat hari di hutan Gunung Selatan saat mencari kayu pada Senin, 27 Februari 2023 lalu. Berhasil ditemukan dengan selamat oleh Tim SAR pada Rabu, 1 Maret 2023.

Upaya tim SAR dalam pencarian Ahmad Ramli akhirnya membuahkan hasil pukul 20.17 Wita di sekitaran Kelurahan Juata Kerikil. Sempat terkendala handphone miliknya mati, Ramli didapati Tim SAR Gabungan telah berada di salah satu warung sembako di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi hutan tempatnya keluar.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1988 votes

Ramli mengaku setelah sadar handphone miliknya tak dapat digunakan, ia berupaya keluar dengan mengikuti arah dan melihat satu sinyal berupa asap yang terus ia ikuti.

Baca Juga :  Berkat Gubernur Kaltara, Bandara Juwata Tarakan Dapat Extra Flight Arus Balik dari 2 Maskapai

“Saya ikuti hati saja. Jalan terus. Terus saya keluar lihat seperti asap dan saya ikuti terus akhirnya saya bisa keluar. Alhamdulillah,” ujar Ramli usai ditemukan.

Meski Ramli sempat terjatuh dan banyak luka kecil di tubuhnya, ia bersyukur dapat keluar dari hutan setelah kurang lebih 3 hari lamanya di dalam hutan.

“Saya masuk ke hutan itu selain mencari kayu bakar juga untuk mencari daun-daunan yang akan digunakan untuk obat,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tekankan Penanganan Volume Sampah Selama Lebaran

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril menegaskan atas kejadian ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama ketika hendak memasuki hutan. Sebelum masuk terlalu jauh harus ada tanda yang diletakan pada rute masuk yang nantinya berguna untuk rute keluar.

Pada kasus tersesatnya Ramli, Tim SAR Gabungan juga sempat kesulitan mengevakuasi korban keluar karena komunikasi yang terputus. Titik penemuan Ramli ditemukan di Juata Kerikil Tarakan pada koordinat 3°21’59.34″N 117°34’9.51″E.

“Kami sulit mendeteksi titik koordinatnya menggunakan alat yang ada karena handphone korban bukan android. Jadi hanya mengandalkan komunikasi. Kalau gunakan handphone android pasti bisa langsung ketemu,” tegas dia.

Baca Juga :  Arus Balik Padati Dermaga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan 

Pada pencarian ini pihaknya mengerahkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan, PMI Tarakan, Satuan Tepbek angkutan Air, Impa UBT, Buscraft, Senkom Tarakan, Rapi maupun seluruh masyarakat sudah keluar dari area hutan.

“Setelah ditemukan, kita pastikan kondisi kesehatan korban dengan dilakukan pemeriksaan. Hasil sementara korban sehat dan dikembalikan ke keluarganya,” tambah Syahril.

Setelah ditemukannya Ramli, Basarnas menyatakan operasi ditutup dan dinyatakan selesai. Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *