oleh

Pemkab Malinau Akan Beri Bantuan Mahasiswa yang Tidak Bisa Pulang di Tengah Covid-19

MALINAU – Sebagai bentuk perhatian terhadap para mahasiswa asal Malinau yang saat ini menempuh pendidikan di luar daerah dan tidak bisa pulang lantaran wabah covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau pun mengeluarkan kebijakan bantuan.

Para mahasiswa yang saat ini masih berada di luar daerah itu akan diberikan bantuan dana sebesar Rp 1 juta oleh Pemkab Malinau. Hal ini disampaikan Bupati Malinau, Dr. Yansen TP M.Si kepada benuanta.co.id.

Menurut Bupati Yansen TP, hal ini mempertimbangkan kondisi ekonomi yang engah sulit, sehingga orang tua tidak bisa mengirim biaya kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah.

Baca Juga :  Pedoman Pembangunan 5 Tahun ke Depan, RPJMD Tetap Digunakan PJS atau Kepala Daerah Selanjutnya

“Alasan tidak pulang karena tidak ada biaya pulang. Terkurung di daerah masing-masing. Mahasiswa adalah aset daerah, jadi jangan jangan sampai terhenti kuliah mereka hanya masalah ekonomi,” terangnya.

Bupati yang sudah menjabat dua periode di Malinau ini menegaskan, jika generasi penerus bangsa ini tidak diperhatikan, maka bisa menimbulkan masalah bagi orang tua, masalah di daerah tempat tinggal mereka, bahkan bagi Kabupaten Malinau.

Baca Juga :  Sepekan Rencana Pembangunan Turap Sungai Perikanan, Nelayan Masih Menanti Sosialisasi

Untuk besarannya, Bupati menyebut akan disesuaikan dengan kondisi mereka saat ini yang memang tidak bisa dibantu oleh orang tua mereka. “Daerah harus ambil tanggung jawab. Alokasinya dari APBD yang telah di-refocusing sesuai instruksi pemerintah pusat,” jelas Yansen TP.

Bagi mahasiswa atau orang tua mahasiswa yang ingin mendapat bantuan ini, diharapkan mengisi data mahasiswa. Di antaranya nama, alamat kampus, nomor telepon, asal desa dan nomor rekening.

Baca Juga :  DPRD Malinau Apresiasi Capaian Kerja 100 Hari Wempi-Jakaria

Untuk lebih jelasnya, mahasiswa atau orang tua mahasiswa bisa menghubungi contact person 0822-5550-4444 atas nama Gunawan.(*)

 

Reporter : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Kak infonya gimana ya mahasiswa yg sdh mencantum kan syarat-syarat dikirim kemana kak soalnya simpang siur infonya

  2. Kak, apa kabar tentang bantuan yang diberikan kepada mahasiswa? Karena sampai saat ini bantuan belum di cairkan ataupun belum ada kelanjutan. Sedangkan kami/orangtua sudah mengisi formulir. Bahkan sampai pihak desa juga ikut turun tangan membantu menguruskan, tapi belum kunjung ada kabar kelanjutan bantuan bagi mahasiwa tsb.

News Feed