Sembako Mahal, Justru Beras Krayan Melimpah, Namun Terkendala Pemasaran

KRAYAN – Selain persoalan harga sejumlah bahan pokok yang melonjak di Krayan, Kabupaten Nunukan, saat ini warga juga dipusingkan dengan pemasaran produksi pertanian berupa beras lantaran kondisi covid-19.

Saat ini produksi beras Krayan cukup melimpah, namun karena terkendala terkendara lockdown yang diterapkan Malaysia, sehingga beras tidak bisa dipasarkan di sana. Selain di Malaysia, beras Krayan ini juga biasa dipasarkan ke wilayah perkotaan Nunukan, Tarakan, hingga Tanjung Selor, meski dalam jumlah kecil.

Baca Juga :  Pembayaran Non Tunai di SPBU Bisa Lewat MyPertamina

Baca Juga: Malaysia Lockdown, Warga Krayan Beli Gula Seharga Rp 40 Ribu per Kg

“Beras bisa dikatakan melimpah, produksi banyak, sekarang malah gak bisa bergerak karena lockdown. Sudah 3 bulan tidak bisa memasarkan,” terang tokoh masyarakat Krayan, Yacob Palung kepada benuanta.co.id.

Beras-beras itu, lanjut pria yang juga anggota DPRD Kaltara ini, saat ini hanya disimpan dulu menunggu situasi pulih kembali untuk dipasarkan. Serta pintu pos lintas batas negara di Long Midang dibuka kembali.

Baca Juga :  Rescue Damkar Nunukan Evakuasi Ular Kobra Masuk Rumah Warga

Jika sudah kepepet untuk biaya hidup, biasa warga pun menukarkan beras mereka dengan sembako. “Ada sebagian petani barter dengan pedagang barang sembako di Krayan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun kadang pedagang juga belum tentu mau,” ungkap Yacob.(*)

 

Reporter: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *