benuanta.co.id, TARAKAN – Harga sapi jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H dikeluhkan peternak karena mengalami lonjakan harga yang dinilai cukup tinggi. Tidak jarang, peternak harus menyiapkan modal yang cukup besar dan laba yang menipis.
Suginto seorang peternak yang familiar di Kalimantan Utara, turut merasakan kenaikan harga sapi yang didatangkan dari Gorontalo itu. Menurut pria yang cukup lama menggeluti peternakan sapi ini, kenaikan harga sapi tahun ini berbeda signifikan dengan harga tahun 2021 lalu.
“Naiknya banyak, tahun ini penjual sapi untungnya tipis. Misalnya modalnya satu ekor sapi Rp 20 juta, kita jualnya Rp 21 juta. Kalau tidak seperti itu, kita tidak dapat pelanggan,” ujar Suginto kepada benuanta.co.id, Rabu (6/7/2022).
Beberapa contoh harga sebelumnya, Suginto menguraikan bahwa pada tahun 2021 ia masih mendapatkan harga seekor Rp 13 juta, saat ini naik menjadi Rp 20 juta. Sedangkan sapi seharga Rp 25 juta pada tahun lalu, saat ini seharga Rp 35 juta.
“Saya beli harganya Rp 35 juta, saya jual harganya Rp 37 juta. Menipis keuntungan tahun ini. Kita ngambil sapi dari Gorontalo, harganya sudah tinggi makanya jualnya juga tinggi,” sambung dia.
Kenaikan harga menurutnya berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta. Ia pun tak menampik, terkadang harga sapi yang ia jual alami penawaran harga lebih rendah dari pembeli.
Namun demikian, pria yang akrab disapa pakde ini kerap mensyukuri apapun yang ada. Menurutnya, harga sapi setiap tahunnya memang tidak selalu sama.
Peternak sapi di Pasir Putih Kelurahan Karang Anyar ini, juga berterimakasih atas kepercayaan para pembeli, karena sebagian besar pejabat mulai dari Presiden Jokowi, Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum dan para Bupati masih membeli sapi kurban di ternaknya.
Lebih rinci, ternak sapi yang didatangkan dari Gorontalo ini, menjelang hari raya kurban sebanyak 148 ekor, namun yang sudah terjual yakni 120 ekor. Beragam harga sapi pun telah ditetapkan pria yang akrab disapa pak Sholeh ini.
“Paling rendah Rp 21 juta hingga Rp 85 juta. Saya bersyukur pejabat-pejabat masih percaya dan membeli sapi kepada kami, alhamdulilah,” tutup Suginto.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







