Majukan UMKM, Walikota Syaratkan Retail Besar Masuk Tarakan 30 Persen Jual Produk Lokal

TARAKAN – Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., membuka secara langsung pelatihan pengolahan dan pengemasan ikan bandeng yang diikuti ibu-ibu dari kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Al Mujadid di RT 2, Jalan Sei Bengawan, Kelurahan Juata Permai, Ahad (27/9/2020).

Kegiatan yang didukung oleh bantuan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia sebagai pelaksanaannya, bertujuan untuk memberdayakan kaum ibu-ibu, khususnya dalam peningkatan perekonomian keluarga. Apa lagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang unggul adalah sektor yang menjadi perhatian lebih.

Baca Juga :  BPOM Tarakan Intensifkan Pengawasan Kue Lebaran, UMKM Diminta Cantumkan Label P-IRT

“Kekuatan ekonomi kita saat ini adalah UMKM, dari pengalaman krisis sebelumnya yang paling cepat bangkit adalah UMKM,” ujar Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, kepada benuanta.co.id, Ahad (27/9/2020).

Untuk menunjang itu semua, orang nomor satu di Tarakan ini juga menyebut, Pemkot Tarakan juga akan menyiapkan lokasi pajangan khusus untuk produk UMKM. Salah satunya di Mal Pelayanan Publik yang saat ini dalam proses persiapan.

Baca Juga :  Kaltara Minta Tambahan Kuota BBM ke BPH Migas

“Persyaratan bagi retail besar yang masuk ke Tarakan juga kita minta untuk paling tidak tiga puluh persen yang dijual adalah produk UMKM lokal. Agar melalui kebijakan ini dapat menjadi pendorong UMKM Kota Tarakan semakin maju,” katanya.

Sedangkan untuk pengolahan dan pengemasan ikan bandeng sendiri, dr. Khairul pun mengharapkan agar minat pasar dapat ditangkap oleh para pelaku UMKM untuk bersaing.

Baca Juga :  Bahlil: Harga Pertalite tak Naik Meski Minyak Dunia Capai 118 Dolar AS

“Manfaatkan juga teknologi tepat guna, sehingga permintaan pasar dapat dipenuhi, mengingat selama ini permintaan bandeng tanpa duri dari luar daerah cukup tinggi,” tukasnya.

Tak lupa, memperhatikan situasi terkini terkait pandemi Covid-19, Walikota juga terus menginstruksikan agar selama pelaksanaan kegiatan dapat secara ketat mematuhi protokol kesehatan.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *