benuanta.co.id, BULUNGAN — Achmad Djufrie menghadiri Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, (1/4/2026).
Kehadiran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) itu menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok ulama besar yang dikenal luas di kawasan Indonesia Timur.
Kegiatan yang digelar Pengurus Besar Alkhairaat tersebut merupakan agenda tahunan yang diikuti ribuan jamaah dari berbagai daerah termasuk Kaltara. Sejumlah rangkaian acara digelar, mulai dari pembacaan Yasin dan tahlil, manaqib Guru Tua, hingga ceramah agama dan doa bersama.
Achmad Djufrie menilai Haul ini bukan sekadar peringatan, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan dan dakwah yang diwariskan Guru Tua, terutama dalam bidang pendidikan dan pembinaan moral generasi.
Acara berlangsung khidmat. Sejumlah tokoh agama, pejabat daerah, dan masyarakat umum tampak hadir memadati lokasi kegiatan. “Haul Guru Tua juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat lintas daerah,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).
Dia menekankan, kehadiran masyarakat dalam haul merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang tidak akan pernah sia-sia. Ia menegaskan, tradisi bershalawat dan mengenang para ulama adalah amalan yang sejalan dengan ajaran Islam.
“Mendoakan orang lain merupakan amalan yang memiliki dampak besar, bahkan akan kembali kepada diri sendiri dalam bentuk kebaikan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







